Menghadapi masa pensiun bagi pekerja, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Termasuk mengetahui harga tanah jika berencana pindah dari Jakarta menghabiskan masa tua. Foto: Ilustrasi/Shutterstock
JAKARTA, (ERAKINI) - Menghadapi masa pensiun bagi pekerja, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Jika punya rencana pindah ke luar Jakarta untuk menghabiskan masa tua, ada baiknya mengetahui harga tanah di kota tujuan.
Di Indonesia ada sejumlah kota yang dianggap sangat cocok bagi pensiunan untuk menghabiskan masa tua. Sebab kotanya dianggap nyaman dan strategis. Tapi pemilihan kota yang tepat untuk menjadi tempat tinggal di masa memang perlu banyak pertimbangan.
Mulai dari letaknya, kondisi infrastruktur, akses transportasi, biaya hidup, semuanya harus dipertimbangkan dengan cermat. Tapi yang tidak kalah penting, bagaimana kemampuan untuk membeli lahan di lokasi tujuan.
Sebagai bahan referensi, Erakini merangkum kisaran harga tanah di beberapa kota/kabupaten di sekitar Jakarta, jika tidak ingin jauh-juah dari Kota Metropolitan . Harga ini adalah perkiraan atau kisaran harga tanah tahun 2023.
1. Harga Tanah di Bogor
Meskipun masih lebih murah dari harga tanah di Jakarta, kisaran harga tanah di Bogor masih tergolong cukup tinggi, yakni Rp11 juta per meter persegi. Namun, masih ada harga tanah di kisaran Rp6 jutaan, tergantung daerah atau lokasinya. Bahkan di daerah pinggiran Kabupaten Bogor, masih tersedia harga tanah di Bawah Rp6 jutaan per meter persegi.
2. Harga Tanah di Depok Harga tanah di Kota Depok tergolong sudah tinggi, yakni sekitar Rp15,2 juta per meter persegi. Tapi jika Anda tidak ingin pindah terlalu jauh dari pusat Kota Jakarta, Depok bisa jadi pilihan.
3. Harga Tanah di Tangerang
Kota Tangerang termasuk salah satu daerah industri, sehingga wajar jika harga tanahnya cukup fantastis. Bahkan melebihi kisaran harga tanah di Bogor dan Bekasi. Estimasi harga tanah di Tangerang berada di kisaran Rp15,9 juta per meter persegi.
4. Harga Tanah di Bekasi
Bekasi termasuk kawasan pusat perekonomian dan perdagangan. Jadi, wajar jika harga tanah di sini juga tinggi. Di pusat kota, harga tanah bisa mencapai Rp12,6 juta per meter persegi. Tapi di daerah pinggiran masih tersedia lahan dengan harga relatif lebih murah.
Harga tanahkavling rumah memang relatif lebih mahal. Bagi Anda yang tidak terlalu mementingkan lokasi, bisa memilih membeli tanah kavling kebun. Selain bisa buat bangunan rumah, sebagian lahannya juga dapat dimanfaatkan untuk berkebun.
Harga tanah kavling kebun bervariasi tergantung pada lokasi dan kondisi lingkungan di sekitarnya. Biasanya, daerah yang memiliki akses mudah ke fasilitas umum seperti jalan tol, pusat perbelanjaan, dan kota besar cenderung memiliki harga yang lebih tinggi dibanding daerah terpencil. Tetapi umumnya harga tanah kavling kebun jauh lebih murah.
Berikut kisaran harga tanah kavling kebun per meter persegi di beberapa kota yang dekat Jakarta:
1. Bogor Selatan: Rp6.500.000
2. Bogor Utara: Rp3.500.000
3. Depok: Rp5.800.000
4. Bekasi Timur: Rp5.000.000
5. Bekasi Selatan: Rp3.200.000
6. Cianjur: Rp2.800.000
7. Sukabumi Selatan: Rp2.500.000
8. Karawang Timur: Rp2.200.000
9. Purwakarta: Rp2.000.000
10. Tasikmalaya Selatan: Rp1.800.000
11. Subang: Rp1.500.000
12. Garut: Rp1.200.000
13. Kuningan: Rp1.100.000
14. Ciamis: Rp900.000
15. Indramayu: Rp800.000
16. Majalengka: Rp600.000
17. Cirebon Barat: Rp500.000
18. Bandung Barat: Rp5.000.000
19. Lebak: Rp400.000
20. Pandeglang: Rp300.000
Harga tanahkavling rumah maupun kebun tersebut adalah perkiraan rata-rata pada tahun 2023. Harga tersebut bisa saja berubah sewaktu-waktu. Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi kenaikan harga tanah. Naiknya harga tanah biasanya disebabkan oleh perizinan dan pengurusan biaya lainnya. Sebab ada beberapa biaya lain ikut melekat, seperti biaya pematangan lahan.
Selain itu dipengaruhi tingkat perkembangan penduduk. Harga tanah biasanya terus meningkat di lokasi yang tingkat kepadatan penduduknya tinggi. Semakin maju suatu kawasan, maka harganya akan semakin mahal. Pesat pembangunan di daerah tersebut juga biasanya ikut meningka.
Kemuudian, berkaitan dengan kestrategisan lokasi. Semakin strategislokasi tersebut maka nilai jual tanahnya juga akan semakin mahal. Jadi, Anda harus benar-benar jeli dalam menentukan pilihan.
Jelas, harga tanah di wilayah aglomerasi Jakarta saat ini sudah terbilang mahal. Jadi, Anda mungkin bisa memilih di luar aglomerasi Jakarta, seperti kawasan Jawa Barat dan Banten lainnya. Atau bisa memilih kota-kota lain, karena umumnya masih tersedia lahan dengan harga yang relatif lebih murah.