Calon penumbang berjalan sambil membawa barang dalam program mudik gratis dengan bus di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, di Depok, Sabtu (6/4/2024). (Foto: Antara/HO-Humas Kemenhub)
JAKARTA, (ERAKINI) - Pergerakan penumpang yang menggunakan angkutan umum secara nasional pada H-5Lebaran 2024 atau Jumat (5/4/2025) mencapai 1.009.031 orang, menurut catatan Kementerian Perhubungan ().
Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati di Jakarta, Sabtu (6/4/2024) mengatakan, "Berdasarkan data sementara, total jumlah penumpangangkutan umum pada H-5 kemarin (Jumat, 5/4/2024) sebanyak 1.009.031 orang."
Saat ini, kata Adita, pergerakan penumpangangkutan umum sudah mulai menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023. Hal itu dipantau dari Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2024 di Kantor Kemenhub, Jakarta.
"Angka ini meningkat 26,37 persen jika dibandingkan dengan tahun 2023 di periode yang sama sebanyak 798.466 orang dan naik 101,5 persen dibandingkan pergerakan normal harian," ujar Adita.
Adita menyebut bahwa jumlah penumpang tertinggi pada H-5Lebaran adalah di angkutan penyeberangan, yakni sebanyak 303.912 penumpang dengan persentase mencapai 30,12 persen dari total jumlah penumpangangkutan umum di semua moda.
Adapun jumlah penumpangangkutan umum per moda transportasi di H-5Lebaran, dia merinci, yakni angkutan jalan sebanyak 174.957 penumpang. "Jumlah ini naik sebanyak 9,22 persen dibandingkan tahun lalu 160.181 penumpang, serta naik 71,81 persen dibanding pergerakan normal harian," katanya.
Lalu, untuk angkutan penyeberangan sebanyak 303.912 penumpang. Jumlah ini meningkat 45,08 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 209.477 penumpang, serta naik 1.158 persen dibanding pergerakan normal harian.
Kemudian, lanjut dia, angkutan udara sebanyak 271.355 penumpang. Jumlah ini meningkat sebanyak 17,84 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yaitu sebesar 230.271 penumpang, serta naik 68,33 persen dibanding pergerakan normal harian.
Selanjutnya, angkutan laut sebanyak 76.147 penumpang. Jumlah ini meningkat 5,78 persen dibandingkan tahun lalu 71.986 penumpang, serta naik 0,93 persen dibanding pergerakan normal harian.
Sementara itu, untuk angkutan kereta api tercatat sebanyak 182.660 penumpang. Jumlah ini meningkat 44,34 persen dibandingkan tahun lalu 126.551 penumpang, serta naik 23,59 persen bila dibandingkan dengan pergerakan normal harian.
"Peningkatan jumlah penumpang terjadi di seluruh moda transportasi jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya," tutur Adita.
Pihaknya, kata dia, juga memantau sejumlah titik pergerakan penumpang dan kendaraan melalui posko utama di Kantor Kemenhub meliputi 111 terminal, 16 pelabuhan penyeberangan, 51 bandar udara, 110 pelabuhan laut, 173 stasiun, dan 42 gerbang tol.