Nama Sigit Widyawan turut menjadi sorotan publik di tengan pengangkatan sejumlah timses Prabowo-Gibran dalam susunan komisaris perusahaan BUMN. Foto: bni.co.id
JAKARTA, (ERAKINI) - Nama Sigit Widyawan turut menjadi sorotan publik di tengan pengangkatan sejumlah timses Prabowo-Gibran dalam susunan komisaris BUMN. Sebabnya, Sigit Widyawan memiliki hubungan kekerabatan dengan Presiden Jokowi.
Sigit Widyawan saat ini tercatat sebagai Komisaris Independen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Ia diangkat jadi Komisaris Independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) .
Sigit diketahui merupakan suami dari sepupu Presiden Jokowi, Nining Roni Widyaningsih. Nining sendiri adalah putri dari Miyono Suryo Sarjono, kakak tertua ibunda Jokowi, Sujiatmi.
Sigit telah menduduki jabatan Komisaris Independen BNI periode 2018-2022 dan terpilih kembali periode untuk 2022-2025.
“Bapak Sigit Widyawan saat ini masih menjabat sebagai Komisaris Independen di BNI. Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen sejak 20 Maret 2018," ujar Direktur Human Capital and Compliance BNI Mucharom saat dihubungi wartawan.
Kendati memiliki hubungan kekerabatan dengan Presiden Jokowi, Mucharom meyakinkan pengangkatan Sigit sebagai Komisaris Independen telah memenuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Sigit telah melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan akuntabel.
RUPST mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, profesionalisme, reputasi, dan independensi Sigit Widyawan.
Lantas seperti apa sepak terjang Sigit Widyawan? Sigit sudah berpengalaman panjang di bidang keuangan pada berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, transportasi, hingga properti.
Mengutip laman resminya BNI, bni.co.id, Rabu (12/6/2024), Sigit tercatat kelahiran tahun 1965. Ia memperoleh gelar Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Negeri Sebelas Maret, dan gelar Magister (S2) Jurusan Akuntansi dari Universitas Indonesia (UI).
Sigit diangkat jadi Komisaris Independen dalam RUPST BNI pada 20 Maret 2018 dan telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 7 September 2018. Pada 8 September 2020 Sigit sempat mendapat penugasan khusus sebagai anggota Komite Audit.
Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Perpajakan Divisi Produk Beton PT Wijaya Karya (Persero) (1994-1997), dan Kepala Bagian Keuangan PT Wijaya Karya Beton (1997-2001). Selain itu, Direktur Keuangan Roda Jati Group (2002-2013), Direktur PT Roda Pembangunan Jaya (2003-2015), Komisaris Independen PT Jasamarga (Persero), Tbk (2015-2018), dan Komisaris Independen BNI sejak 2018 hingga saat ini.
"Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Anggota Direksi lainnya, Anggota Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Utama dan Pengendali," tulis BNI di laman resminya.