Masuk Musim Penghujan, KAI Tingkatkan Pengawasan Jalur Rel Kereta
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Menghadapi musim penghujan, pengawasan jalur rel kereta api ditingkatkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai langkah antisipasi guna menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan dari risiko tanah longsor, banjir, serta amblesan tanah.
Hal itu disampaikan oleh Vice President Public Relations KAI Anne Purba sebagaimana siaran persnya. “Kami menyiagakan petugas tambahan dan meningkatkan pengawasan di lokasi rawan bencana, serta menyediakan alat perawatan jalan rel berikut materialnya untuk siaga di titik-titik strategis. Selain itu, jajaran terkait di wilayah Daop dan Divre KAI juga melakukan pengecekan intensif secara berkala di seluruh jalur kereta api,” kata Anne dalam keterangan persnya yang dikutip dari laman resmi KAI, Minggu (1/12/2024).
Para petugas unit prasarana jalan rel dan jembatan KAI, kata dia, telah mengambil langkah-langkah mitigasi preventif untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan lancar selama musim penghujan.
Ia menjelaskan bahwa KAI telah menyiapkan 335 Petugas Pemeriksa Jalan (PPJ) yang bertugas memantau kondisi lintasan kereta api secara rutin untuk mendukung kelancaran operasional di tengah tantangan cuaca ekstrem.
Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk memastikan jalur aman dari gangguan akibat kondisi curah hujan tinggi dan 151 Petugas Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) yang disiagakan di lokasi-lokasi rawan seperti area rawan longsor, banjir, atau tanah labil.


















