Indonesia dan Korea Makin Karib Melalui Hanbok Batik
Hendrati Hapsari
SEMARANG, (ERAKINI) - Kolaborasi dua negara Indonesia dan Korea melebur dalam budaya di Festival Kota Lama Semarang.
Project Planning& Management Manager Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Republik Korea, Kim Hyun-joo mengatakan, hanbok adalah pakaian tradisional salah satu leluhur Korea.
“Pemerintah Korea ingin mendorong promosi pakaian tradisional hanbok,” kata dia, di Gedung Oudetrap Kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (12/9/2025).
Sebelumnya, pihaknya digandeng untuk meramaikan parade tradisional. Tawaran itu disambut sebagai upaya mempopulerkan budaya Korea di Indonesia, salah satunya di Kota Semarang.
“Kota Semarang merupakan salah satu kota budaya dan mau bersama-sama mengangkat dengan membawa hanbok dibuat dari batik,” kata dia.
KCCI, kata dia, sudah menggodok kolaborasi ide tersebut. Masing-masing negara diwakili satu desainer untuk mewujudkan hanbok batik. Desainer asal Indonesia mengirimkan material batik ke Korea. Lalu, desainer asal Korea menjadikan sebagai Jeogori (baju atasan). Motif yang dikirimkan berupa batik mega mendung, bunga dan parang.
Sebaliknya, desainer dari Korea mengirimkan material untuk dijadikan sseugae chima atau jubah panjang dikenakan dari kepala ke bawah. Hasil perpaduan dua elemen tradisional ini sudah dipamerkan dalam sebuah even di Indonesia dan Korea.
















