Catat! Ini 5 Jurus Ampuh Cegah Maag Kambuh selama Puasa Ramadan
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Maag yang kambuh saat berpuasa kerap menimbulkan rasa perih di ulu hati, nyeri perut, hingga kembung yang mengganggu aktivitas. Pada sebagian orang, keluhan ini bahkan disertai mual dan muntah. Agar ibadah tetap lancar dan nyaman, kondisi ini perlu dicegah dengan langkah yang tepat.
Maag atau dispepsia merupakan kumpulan gejala akibat gangguan pada lambung, seperti gastritis maupun GERD. Saat kambuh, penderitanya bisa merasakan sensasi terbakar di ulu hati, sering bersendawa, perut terasa penuh, hingga mual dan muntah.
Selama Ramadan, risiko maag meningkat karena lambung dibiarkan kosong lebih dari 12 jam. Kondisi tersebut dapat merangsang produksi asam lambung. Ditambah lagi, perubahan pola makan dan jam tidur sering kali membuat metabolisme serta sistem pencernaan menjadi kurang stabil.
Supaya puasa tetap nyaman, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah maag kambuh, dirangkum Erakini, Rabu (4/3/2026)!
1. Jangan Lewatkan Sahur dan Segera Berbuka Tepat Waktu
Perubahan jadwal makan saat puasa menuntut kedisiplinan. Mengonsumsi makanan ketika waktu berbuka tiba dan tidak melewatkan sahur merupakan kunci utama menjaga lambung tetap stabil.Meski sedang dalam perjalanan atau sibuk bekerja, usahakan tetap berbuka tepat waktu. Begitu pula saat sahur, walaupun mengantuk, tetaplah makan meski dalam porsi sederhana agar lambung tidak kosong terlalu lama.
















