Alumni SMA Taruna Nusantara Magelang yang sudah jenderal bintang 2 saat ini berjumlah 6 orang. Foto: Ilustrasi/SMA TN/Dok
JAKARTA, (ERAKINI) - AlumniSMA Taruna Nusantara Magelang yang sudah berpangkat jenderal bintang 2 di institusi TNI dan Polri bertambah. Hal ini setelah Frederick Situmorang menyandang pangkat Marsekal Muda (Marsda).
Kenaikan pangkat Frederick Situmorang berdasarkan surat perintah Panglima TNI Nomor Sprin/773/V/2024 tertanggal 13 Mei 2024. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin langsung Acara Laporan Korps kenaikan Pangkat Frederick Situmorang bersama 74 Perwira Tinggi (Pati) TNI, di GOR A Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/5/2024) lalu.
Marsda Frederick Situmorang naik pangkat setelah ditunjuk dalam jabatan baru sebagai Pa Staf Ahli (Sahli) Tk III Panglima TNI Bidang Intekmil dan Siber. Kenaikan pangkat Frederick Situmorang ini mengikuti rekan seangkatnya di SMA Taruna Nusantara dan Akademi Angkatan Udara (AAU), yakni Mohammad Nurdin yang kini sama-sama berpangkat Marsda atau bintang 2.
Mayjen TNI Achiruddin sekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang pada tahun 1991-1994. Pria kelahiran 15 November 1975 ini sejak 29 November 2023 menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).
Pati TNI AD ini merupakan lulusan Akmil 1997 dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini sebelum Danpaspampres adalah Wadanjen Kopassus.
Ia pernah menjabat Danyon 812/Bantuan Sat 81 Gultor Kopassus (2012-2014), Dandim 0506/Tangerang (2015-2017), dan Kasrem 052/Wijayakrama (2017). Achiruddin juga pernah menduduki posisi sebagai Wadansat 81 Gultor Kopassus (2017-2018), Asintel Danjen Kopassus (2018-2019), dan Dan Grup A Paspampres (2019-2021).
Mayjen TNI Rudy Saladin merupakan alumniSMA Taruna Nusantara Magelang tahun 1994, satu angkatan dengan Mayjen Achiruddin. Sejak 2023 hingga sekarang Mayjen Rudy menjabat Sekretaris Militer (Sesmilpres) Presiden.
Pati TNI-AD merupakan peraih Adhi Makayasa (lulusan terbaik)dan Tri Sakti Wiratama Akademi Militer (1997). Jenderal kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan ini pernah menduduki sejumlah jabatan penting, seperti mantan Ajudan Presiden Jokowi, Komandan Korem 074/Warastratama, Danrem 061/Surya Kencana, dan terakhir Staf Khusus KSAD.
Rudy meraih gelar S-2 International Relations dari Webster University St. Louis, Missouri, Amerika Serikat. Ia juga pernah mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat di US Army Command and General Staff College Fort Leavenworth, Amerika Serikat; dan Advanced Infantry Officers Course (sekolah lanjutan perwira) SAFTI Singapura.
Marsda Mohammad Nurdin merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara dan lulus tahun 1993. Pria kelahiran 19 November 1974 adalah Pati TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) TNI tahun 1996 yang saat ini menjabat Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I.
Nurdin tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting. Dia adalah mantan Ajudan Presiden RI Joko Widodo. Dia kemudian menjabat sebagai Danlanud Sulaiman, Pangkosekhanudnas III/Medan, Dankosek I Koopsud I, Danlanud Roesmin Nurjadin, dan terakhir sebagai Pangkoopsud I.
Nurdin juga merupakan orang ke 9 dari 100 orang penerbang tempur di Skadron Udara 14 yang bisa mencapai 2000 jam terbang dengan pesawat tempur F-5 Tiger II.
Marsda Frederick Situmorang merupakan rekan seangkatan Mohammad Nurdin, baik di SMA Taruna Nusantara Magelang maupun Akademi Angkatan Udara (AAU). Ia menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara tahun 1990-1993.
Sejak 13 Mei 2024 ia dipercaya Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjabat Pa Staf Ahli (Sahli) Tk III Bidang Intekmil dan Siber. Sebelumnya, Pati TNI-AU ini sejak 29 Juli 2022 menjabat sebagai Staf Khusus KSAU.
Irjen Pol Jhonny Edison Isir sejak 7 Desember 2023 menjabat sebagai Kapolda Papua Barat. Pria kelahira 7 Juni 1975 merupakan alumniSMA Taruna Nusantara tahun 1993. Ia tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting.
Dia pernah menjabat ajudan Presiden Joko Widodo. Kemudian menjabat Irbidjemensdm II Itwil V Itwasum Polri, Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri, Kapolrestabes Medan, Kapolrestabes Surabaya, Wakapolda Sulut, dan Karojianstra Sops Polri.
Irjen Pol Barito Mulyo Ratmono menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara Magelang angkatan I. Saat ini ia menjabat Staf Ahli di Badan Intelijen Negara (BIN).
Pria kelahiran Jakarta, 18 November 1974 ini pernah menjabat Kapolsek Selektif Purwokerto, Kasat Intelkam Polres Cilacap Polda Jawa Tengah, Kasat Intelkam Polres Singkawang Polda Kalimantan Barat, Kasubag Evaluasi dan Validasi Akpol, Kapolres Konawe Polda Sulawesi Tenggara, dan Wakil Direktur Intelkam Polda Jawa Barat.
Barito juga sudah menulis beberapa buku, yaitu Membaca Ulang Kultur Polri: Sebuah Refleksi Kritis dari Dalam (2014); Pancasila dalam Pusaran Arus Gerakan Ideologi Global: Analisis Strategis terhadap Ideologi Pancasila dalam Dinamika Politik Indonesia (2017); Cyber-hoaxes dan Implikasinya bagi Stabilitas Keamanan Nasional: Analisis Politik Ancaman di Ruang Siber dan Potensi Disintegrasi Bangsa (2018); Kebohongan di Dunia Maya (2018); Demokrasi di Era Post Truth (2021), dan Medsos di Antara Dua Kutub (2021).