Cara OJK Tingkatkan Edukasi dan Literasi Keuangan Masyarakat
Abdul Rahman Ahdori
SOLO, (ERAKINI)-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Surakarta menyasar banyak kelompok masyarakat untuk melakukan edukasi dan literasi keuangan.
Kepala OJK Surakarta Eko Yunianto mengatakan sejak awal tahun hingga saat ini OJK Surakarta telah melaksanakan sebanyak 39 kegiatan edukasi dan literasi dengan total 6.456 peserta.
Para peserta ini terdiri dari pelajar, mahasiswa, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok wanita, dan masyarakat umum di wilayah Solo Raya.
Menurut dia, materi yang disampaikan bermacam-macam, mulai dari pengenalan OJK, perencanaan keuangan, waspada investasi, dan kejahatan keuangan digital. Pihaknya berharap upaya tersebut mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fungsi dan tugas OJK.
"Selain itu, diharapkan masyarakat juga terhindar dari investasi ilegal dan kejahatan keuangan digital yang saat ini sedang marak terjadi," katanya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (27/10/2023).
Sementara itu, belum lama ini OJK bersama dengan pihak perbankan yakni PermataBank melakukan edukasi keuangan dengan menyasar siswa sekolah dasar di SDN 2 Trangsan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Nonbank Pasar Modal dan Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Surakarta Heri Santosa mengatakan dengan mengenal dan memahami sejak dini maka anak-anak akan makin pintar mengelola keuangannya.
"Ini menjadi salah satu fokus utama PermataBank untuk secara konsisten menggaungkan pentingnya menyebarkan pengetahuan terkait uang dan bank sejak dini, salah satunya dilakukan melalui program CERITA," katanya.















