Apa Itu Virus Nipah yang Kembali Mewabah di Sejumlah Negara?
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Virus Nipah (NiV) kembali menjadi perhatian global setelah dilaporkan mewabah di sejumlah negara, terutama India. Pemerintah Indonesia pun meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah masuknya virus zoonosis tersebut ke dalam negeri, salah satunya melalui pengawasan ketat di pintu masuk negara.
Virus Nipah merupakan penyakit menular dari hewan ke manusia yang termasuk dalam genus Henipavirus dan keluarga Paramyxoviridae. Virus ini pertama kali teridentifikasi pada 1998 di Malaysia, ketika terjadi wabah di kalangan peternak babi.
Sebagai langkah antisipasi, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Banten memperketat pengawasan lalu lintas hewan dari negara yang tengah mengalami wabah, khususnya India, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
“Untuk dari negara yang sedang outbreak, India, kita sudah melarang hewan-hewan masuk ke Indonesia berupa kelelawar dan babi,” ujar Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten, Duma Sari Margaretha Harianja, Rabu (4/2/2026).
Selain hewan, Karantina Banten juga meningkatkan kewaspadaan terhadap masuknya tumbuhan dari negara terdampak virus Nipah. Menurut Duma, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan menyeluruh.
“Kami juga menerapkan biosecurity dan penggunaan alat pelindung diri dalam setiap pelaksanaan tindakan karantina, guna menjaga risiko penularan pada petugas,” kata dia.
Berisiko Tinggi dan Belum Ada Vaksin
Dilansir dari


















