JAKARTA, (ERAKINI) - Ngiler saat tidur merupakan hal yang wajar. Namun, ngiler saat tidur yang terjadi terus menerus bisa saja disebabkan oleh masalah kesehatan tertentu, seperti iritasi saluran pernapasan atau refluks asam lambung (GERD).
Umumnya, ngiler saat tidur terjadi karena mulut terbuka saat atau tengkurap. Saat , kelenjar air liur tetap memproduksi air liur. Hal ini normal, bahkan diperlukan agar mulut tetap lembap. Namun, jika kamu tengkurap, miring, atau dengan mulut terbuka, air liur bisa mengalir dari mulut.
Walau begitu, ngiler saat tidur bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan bikin minder, apalagi kalau kamu tidur bersama orang lain.
Selain mengganggu kenyamanan, ngiler saat tidur juga bisa membuat perlengkapan tidur yang terkena liur, seperti bantal dan kasur, jadi basah dan berbau tidak sedap. Untungnya, hal itu bisa dicegah dengan menerapkan beberapa cara.
Ini 5 cara agar tidur tidak ngiler dilansir dari laman Alodokter!
1. Atur Posisi Tidur
Posisi tidur bisa menjadi salah satu penyebab tidurngiler, seperti posisi tengkurap atau posisi menyamping. Posisi itu bisa membuat air liur mudah mengalir dari mulut. Jadi, apabila sering tidur dalam posisi tengkurap atau menyamping, bisa dicoba untuk mengubah posisi tidur menjadi telentang.
2. Minum Air Putih
Dehidrasi bisa memicu tidurngiler. Saat tidur, kelenjar air liur akan tetap memproduksi air liur meski tidak sebanyak di siang hari. Namun, air liur bisa diproduksi secara berlebihan saat tidur jika kamu dehidrasi.
Kondisi dehidrasi bisa membuat mulut menjadi kering dan air liur diproduksi untuk merespons agar mulut tetap lembap. Saat air liur yang diproduksi berlebih, maka yang terjadi adalah tidurngiler.
Untuk mencegah hal itu terjadi, perlu meminum air putih yang cukup, setidaknya 2 liter atau 8 gelas setiap hari. Sehingga, produksi air liur jadi tidak berlebihan dan mulut pun tidak gampang ngiler.
3. Jaga Kualitas Udara di Kamar
Menjaga kualitas udara di kamar bisa menjadi cara untuk mengantisipasi tidurngiler. Kualitas udara yang buruk bisa menjadi salah satu penyebab tidurngiler, misalnya karena kotor atau terlalu kering. Nantinya, kualitas udara yang buruk dapat memicu terjadinya alergi atau iritasi di mulut dan tenggorokan.
Untuk meredakan iritasi, kelenjar air liur akan menghasilkan air liur lebih banyak sehingga bisa membuatmu ngiler saat tidur. Nah, salah satu cara agar tidur tidak ngiler adalah dengan menjaga kualitas udara di dalam kamar, misalnya menggunakan air purifier.
4. Hindari Makan sebelum Tidur
Terlalu mepet antara jarak makan dengan waktu tidur bisa menjadi pemicu tidurngiler. Hal itu karena produksi air liur akan meningkat sebagai respons alami tubuh untuk mencerna makanan.
Selain itu, asam lambung yang dihasilkan untuk mencerna makanan di lambung juga bisa naik ke mulut apabila jarak waktu makan dengan rebahan atau tiduran berdekatan. Kondisi ini biasa disebut sebagai GERD yang menjadikan produksi air liur jadi berlebihan.
Maka dari itu, hindari kebiasaan tidur setelah makan. Setidaknya ada jeda 1–2 jam antara waktu makan malam dan waktu tidur.
5. Sikat Gigi sebelum Tidur
Menyikat gigi sebelum tidur bisa menjadi langkah antisipatif untuk mencegah tidurngiler. Gigi dan mulut yang dalam kondisi tidak bersih dapat memicu pertumbuhan kuman yang bisa menyebabkan peradangan di mulut dan tenggorokan.
Kelenjar air liur akan menghasilkan air liur dalam jumlah banyak saat kondisi mulut kotor sebagai respons untuk membersihkan mulut yang kotor. Sehingga, respons air liur tersebut akan menjadikan tidurngiler.
Nah, itu lah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tidurngiler yang bisa dicoba. Jika sudah mempraktikkan cara di atas tapi masih tetap tidurngiler, maka segera konsultasi ke dokter.