Poster resmi film terbaru berjudul 'Stolen Girl'. Film akan tayang mulai 26 September 2025 mendatang dengan mengisahkan tentang seorang ibu menantang dunia karena anak diculuk di Timteng. (Foto: IMDb).
JAKARTA, (ERAKINI) – Film terbaru berjudul ‘Stolen Girl’ siap menggebrak layanan Video on Demand (VOD) mulai akhir September 2025. Film ini terinspirasi dari kisah nyata yang mengharukan tentang seorang ibu asal Amerika yang berjuang selama lebih dari satu dekade demi menemukan dan membawa pulang putri kecilnya yang diculik ke Timur Tengah oleh sang mantan suami.
Disutradarai oleh James Kent, sutradara asal Inggris yang sebelumnya dikenal lewat sejumlah film TV dan serial drama seperti The Aftermath dan The Capture, ‘Stolen Girl’ menyajikan kisah emosional yang dibalut dalam ketegangan aksi dan nuansa spionase internasional.
Naskah film ini ditulis oleh Kas Graham dan Rebecca Pollock, dengan produser antara lain Monika Bacardi, Andrea Iervolino, Scott Lambert, Luca Matrundola, dan Frida Torresblanco. Film ini diproduksi oleh Voltage Pictures dan Vertical, dua rumah produksi yang telah menghasilkan berbagai film bergenre aksi dan drama. Berikut ini sinopsisnya!
Melansir First Showing, film ‘Stolen Girl’ mengikuti kisah Mara, diperankan oleh Kate Beckinsale. Ia adalah seorang ibu yang hidupnya berubah drastis ketika Karim, mantan suaminya, membawa kabur putri mereka, Amina, ke luar negeri tanpa izin.
Putus asa namun tak menyerah, Mara menggandeng Robeson, diperankan Scott Eastwood, seorang mantan marinir dan ahli dalam misi penyelamatan anak yang kompleks.
Perjalanan mereka membawa keduanya ke jantung kota Beirut, di mana mereka terseret dalam jaringan rumit yang melibatkan spionase global, pengkhianatan, hingga korupsi yang mengancam nyawa. Dalam situasi serba sulit, Mara dihadapkan pada dilema terbesar dalam hidupnya—mengambil kembali anaknya, atau membiarkannya demi keselamatan semua pihak.
Selain Kate Beckinsale dan Scott Eastwood, film ini juga dibintangi Jordan Duvigneau, Matt Craven dan Arvin Kananian.
Meskipun film ini mencoba mengangkat tema keluarga dan keberanian seorang ibu, ‘Stolen Girl’ juga menimbulkan perdebatan seputar representasi budaya dan geopolitik. Beberapa pihak menilai film ini terlalu stereotipikal dalam menggambarkan wilayah Timur Tengah. Penonton diharapkan dapat menyikapi cerita ini secara kritis, mengingat latar kisah yang sensitif dan berakar dari konflik nyata.