Band NOAH: Lahir dari Peterpan, Sabet MURI, Berakhir Pamit dari Industri Musik
Akhmad Baihaqi Arsyad








Ya, grup band yang semula bernama Peterpan itu lahir kembali dengan nama NOAH. Nama NOAH diresmikan pada 2 Agustus 2012, tepatnya setelah sang vokalis Ariel dinyatakan bebas bersyarat atas kasus video porno yang menjeratnya pada pertengahan tahun 2010 lalu.
Mulai 2012 itulah NOAH mewarnai panggung-panggung musik di Indonesia. Meski berganti nama, namun antusiasme penikmat musik Tanah Air serasa tak berubah terhadap Ariel (vokal), Uki (gitar ritme), Lukman (gitar utama), Reza (drum) dan David (kibor).
NOAH kemudian mengeluarkan album studio pertamanya bertajuk ‘Seperti Seharusnya’ (2012) yang sukses terjual di atas satu juta kopi.
Rekor MURI
Selama perjalanan kariernya, NOAH telah menerima berbagai penghargaan. Di antaranya 3 penghargaan Anugerah Musik Indonesia untuk Album Terbaik-Terbaik, 2 penghargaan MTV Asia Awards, dan 3 nominasi pada MTV Europe Music Awards.
Bahkan, NOAH juga telah meraih penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk rangkaian-rangkaian konser mereka, yaitu konser 5 negara dalam satu hari pada 16 September 2012. Konser 5 negara yang dikenal sebagai ‘Born to Make History’ adalah tur konser internasional yang dilakukan oleh grup musik asal Indonesia. Tur ini diselenggarakan untuk mendukung promo album ‘Seperti Seharusnya’ (2012).
Atas terlaksananya konser 5 negara tersebut, Noah memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai grup musik Indonesia pertama yang menyelenggarakan konser di lima negara dalam satu hari.
Sebelumnya, saat masih menyandang nama Band Peterpan, penghargaan serupa juga diraih atas konser yang digelar di 6 provinsi dalam satu hari pada 18 Juli 2004 bertajuk L.A. Lights Peterpan 24 Jam Breaking Record. Perjalanan Noah selama tur ini diceritakan dalam buku 6.903 Mil: Cerita dibalik Konser 2 Benua 5 Negara yang diluncurkan oleh Noah pada 13 September 2013.
Yang Mulanya Peterpan
Berawal dari Peterpan lah Band NOAH seperti memiliki nuansa dan ciri khasnya sendiri. Band asal Bandung, Jawa Barat yang dibentuk pada tahun 2000 itu merangkum para penggemar anak muda generasi 2000.an. Dengan formasi Ariel (vokal), Andika (kibor), Indra (bas), Lukman (gitar utama), Reza (drum), serta Uki (gitar ritme) mereka melangkah dari cafe ke cafe.
Sebagai band cafe, penampilan mereka menarik perhatian pemain gitar bas Java Jive, Noey. Ia kemudian memasukkan lagu ‘Mimpi yang Sempurna’ dari Peterpan ke album kompilasi label Musica Studio's 'Kisah 2002 Malam' (2002).
Tak disangka, kesuksesan itu membawa Peterpan mendapat kontrak dengan Musica's Studio. Mereka pun merilis album studio pertamanya bertajuk 'Taman Langit' pada 2003.
Seakan tak berhenti, kesuksesan demi kesuksesan seperti terus mengalir diraih Peterpan. Album 'Bintang di Surga' rilisan 2004 berhasil jadi album terlaris di Indonesia dengan penjualan di atas tiga juta kopi. Lagu-lagu Peterpan secara umum bergenre rock alternatif dan pop rock yang sebagian besar lagunya ditulis oleh sang vokalis, Ariel.
Sayangnya di tengah popularitas itu, ada konflik di internal Peterpan hingga dua personelnya, Andika dan Indra memutuskan hengkang pada Oktober 2006. Mereka kemudian merekrut David sebagai kibordis dan melepas nama Peterpan pada 2009.
Ketika mantan personel Peterpan masih mencari nama baru untuk grup band mereka, Ariel tersandung kasus video porno yang membuat grup itu terhenti. Dan akhirnya, Band Peterpan bisa lahir kembali dengan nama NOAH usai sang vokalis Ariel dinyatakan bebas bersyarat atas kasus video porno yang menjeratnya itu.
NOAH Pamit
Popularitas dan sederet pencapaian NOAH sayangnya tak bisa membuat para personel mampu bertahan selamanya. Dimulai pada tahun saat 2015 sang drummer Reza keluar dan kemudian yang disusul oleh sang gitaris ritme Uki pada tahun 2019.
Bahkan kabar terkini, NOAH telah mengumumkan untuk pamit dari dunia industri musik lewat akun instagram @noah_site, Senin (1/1/2024).
“Sahabat. Terima kasih untuk segala-galanya selama ini. Terima kasih atas setiap dukungannya terhadap karya-karya kami, bahkan terhadap setiap individu yang ada di NOAH. Kami akan merindukan setiap apresiasi kalian dan kami akan selalu mengingatnya,” tulis akun noah_site yang dikutip Erakini, Rabu (3/1/2024).
Dalam unggahan akun tersebut, NOAH mengucapkan terima kasih banyak untuk label @musicastudios dan @indrawatiacin untuk dukungan terhadap kreativitas NOAH selama ini. “Sehat selalu untuk kalian semua yang menjadi bagian PT. Musica Studios,” kata NOAH.
“Semoga naik turunnya perjalanan kita dapat menjadi kenangan manis yang bisa kita ingat dikemudian hari. Terima kasih banyak kepada seluruh partner, EO, Promotor, Media, Radio, TV dan lainnya. Terima kasih banyak,” imbuhnya.
“Kami pamit. Dari kami @arielnoah , @lukmannoah, @dorfel_dave.Sampai jumpa lain waktu,” pungkas NOAH.
Beberapa netizen pun sebagian besar menyayangkan keputusan NOAH itu. Namun demikian, beberapa lainnya memahami dan mendoakan yang terbaik atas keputusan Band NOAH itu.
“Plis jangaaaan. Aku belum kesampean nonton konser Ariel,” komen netizen
“Selamat istirahat Band Legend,” komen netizen lainnya
“Terima kasih banyak @noah_site telah menunjukan bagaimana seharusnya band berkreasi, bekerja, berkreatif. Terima kasih banyak atas ilmu-ilmunya,” tulis netizen di instagram @noah_site.

