JAKARTA, (ERAKINI) – Jangan heran jika anda melihat banyak orang dewasa kelahiran 90-an atau bahkan sudah menjadi bapak-bapak, rela menatap layar HP seminggu sekali demi menunggu tayangnya satu episode baru dari anime One Piece.
Ya, barangkali itu sudah menjadi agenda rutin di hari Minggu di sela-sela hari libur mereka. Episode terbaru anime One Piece yang hanya tayang sepekan sekali berdurasi sekitar 23 menitan itu sangat dinanti-nantikan kehadirannya oleh mereka dan para fans di seluruh dunia. Jika ditanya kenapa mereka menyukai One Piece? Pastinya itu akan menjadi sebuah perbincangan panjang karena cerita tak sesederhana kelihatannya.
One Piece yang merupakan karya dari mangaka bernama Eiichiro Oda, pertama kali diterbitkan dalam versi komik Manga pada tahun 1997, sementara untuk versi Anime, One Piece mulai dibuat pada Oktober 1999. Mayoritas remaja yang membaca Manga One Piece atau menonton Anime One Piece dua dekade silam, masih setia sampai saat ini meski sekarang sudah berstatus kepala keluarga.
(Kelompok Bajak Laut Topi Jerami yang terhimpun satu per satu dalam perjalanan. Foto: Antara/HO-via IMDb)
Monkey D. Luffy merupakan sosok pemeran utama dalam serial One Piece. Petualangan Luffy dimulai sejak ia masih usia bocah. Sedari kecil ia bercita-cita menjadi Raja Bajak Laut dan ingin menemukan ‘One Piece’ setelah terinspirasi oleh Shanks, salah satu Bajak Laut muda yang berlabuh di desa Foosha, tanah kelahiran Luffy waktu itu.
Luffy kemudian secara tak disangka memakan buah dalam peti yang dibawa Shanks. Ternyata itu adalah salah satu buah iblis yang berefek pada tubuh Luffy yaitu memiliki kekuatan elastisitas bisa melar seperti karet. Namun, sebagai gantinya, karena buah iblis telah dikutuk oleh lautan, pemakannya tidak bisa lagi berenang dan akan mati jika tenggelam ke laut.
Shanks kemudian menitipkan sebuah topi jerami yang ia kenakan kepada Luffy dan meminta Luffy mengembalikannya saat sudah menjadi bajak laut yang hebat.
Jauh sebelum itu, sekitar 22 tahun silam awal cerita dimulai, seorang Raja Bajak Laut bernama Gol D. Roger dieksekusi mati oleh pihak angkatan laut di depan publik. Sebuah eksekusi seorang Raja Bajak Laut yang dipertontonkan di depan publik itu dimaksudkan agar memberi efek jera kepada para bajak laut di seluruh dunia supaya tidak mencontohnya.
Namun, tepat sebelum Roger dieksekusi, salah seorang yang hadir di ekseskusi Raja Bajak Laut itu bertanya mengenai keberadaan harta karun miliknya yang disebut-sebut sebagai One Piece tersebut. Roger seketika tertawa dan berkata, “Kekayaan dan harta karunku jika kau menginginkannya carilah! Aku meninggalkannya di tempat itu.” dan Roger pun dieksekusi.
Seketika, di luar dugaan, seluruh publik yang menghadiri eksekusi Raja Bajak Laut Gol D. Roger pun berteriak serupa semangat baru. Kematian Raja Bajak Laut Gol D. Roger pun justru memicu dimulainya “Era Bajak Laut". Bajak laut pun banyak bermunculan hingga tak terhitung jumlahnya untuk menemukan harta karun One Piece tersebut.
(Momen eksekusi Raja Bajak Laut Gol D. Roger. Foto: OnePieceIndonesia.OPI)
Monkey D. Luffy adalah salah satu dari bajak laut yang muncul. Ia yang telah menjadi manusia karet beranjak remaja kemudian berlayar ke laut mencari rekan. Niatnya bulat untuk menjadi raja bajak laut dan menemukan One Piece.
Kemudian Luffy membentuk Kelompok Bajak Laut Topi Jerami. Satu per satu rekan ia gaet mulai dari kru pertama yaitu Roronoa Zoro si pendekar dengan aliran tiga pedang, kemudian Nami sang navigator kapal, lalu disusul Usopp sang penembak jitu, Sanji si koki kapal, Chopper dokter kapal, Nico Robin sang arkeolog, Franky tukang kapal, Brook musisi kapal, dan terakhir sejauh ini Jinbe sang juru kemudi kapal.
Petualangan Luffy dan kawan-kawannya dari pulau ke pulau dengan prinsip mereka. Menjadi orang bebas di lautan tanpa ada kekangan dari pihak manapun selalu mereka pegang. Mereka bertindak sesuai naluri mereka. Tak peduli angkatan laut, tak peduli pemerintah dunia, tak peduli musuhnya adalah bajak laut sekalipun, jika prinsip hidup mereka terusik, maka mereka siap beradu tekad. Mereka akan jadi beringas menghadapi apa pun.
Dan hal menariknya, ceritanya itu tidak sebatas pertarungan saja. Konflik dan isi cerita One Piece berkembang. Sehingga penikmat cerita ‘One Piece’ akan semakin penasaran dengan alur berikutnya.
(Kelompok Bajak Laut Topi Jerami versi lengkap hingga episode 1069. Foto: greenscene.co.id)
Kekayaan Isi Cerita
Tak hanya sebatas pertarungan Bajak Laut biasa, One Piece menghadirkan cerita petualangan yang dibalut dengan romansa persahabatan, keluarga bahkan ketegangan politik, revolusi, kudeta kerajaan, perang negara hingga kebobrokan sistem pemerintahan dunia yang digambarkan seiring berjalannya cerita One Piece.
Di kerajaan Arabasta misalnya. Cerita mengenai kudeta kerajaan akan ditemui di Arc Arabasta ini. Dengan setting wilayah gurun dan padang pasir ala Mesir, perang kudeta pun disetting oleh Bajak Laut bernama Sir Crocodile. Crocodile merupakan salah satu Bajak Laut yang diakui kekuatannya sehingga dia diangkat menjadi Shicibukai atau Bajak Laut yang dilegalkan oleh Pemerintah Dunia dan Angkatan laut. Sebagai gantinya, kekuatan Shicibukai boleh dimanfaatkan oleh Pemerintah Dunia dan Angkatan Laut saat dibutuhkan.
Namun sayangnya, gelar Shicibukai justru menjadi senjata terselubung bagi Crocodile untuk merebut singgasana raja Arabasta dan untuk mencari keberadaan senjata kuno bernama Pluton yang konon mampu menghancurkan dunia. Atas nafsu itu, dia melancarkan strategi adu domba pihak kerajaan dengan masyarakat Arabasta untuk melakukan pemberontakan. Namun, itu semua digagalkan oleh Monkey D. Luffy bersama para krunya.
(Bajak Laut Crocodile yang bergelar Shicibukai sedang menyandera Raja Arabasta, Nefertari Cobra. Foto: anime.atsit.in)
Prinsipnya sederhana, Vivi sang putri raja kebetulan bertemu di perjalanan dengan kelompok Bajak Laut Topi Jerami. Vivi saking akrabnya telah menjadi rekan bagi kru Bajak Laut Topi Jerami. Bagi mereka, persahabatan adalah ikatan yang sakral. Sehingga, ia tak ingin temannya menangis dan mengorbankan dirinya seorang hanya untuk melindungi semua yang ada di kerajaan Arabasta.
Mengetahui dalang dari semua kudeta adalah Crocodile, bentrokan pun tak terhindarkan antara Luffy dengan Crocodile. Akhirnya, ia tumbang di tangan Luffy yang dianggap masih bajak laut pemula. Namun, kepada publik, kemenangan dalam melindungi kerajaan Arabasta itu lantas diklaim sebagai keberhasilan yang dilakukan angkatan laut. Karena mereka tidak akan membiarkan citra bajak laut berjasa di mata publik. Bajak laut tetap dianggap sebagai kriminal.
“Musuh atau teman, kalian sendiri yang putuskan,” kata Luffy kepada warga yang sempat melontarkan tanya kepada Luffy.
Konflik yang disajikan One Piece jauh lebih rumit daripada yang diduga. Alur cerita akan terus tumbuh dan berkembang lebih kompleks mengikuti pertambahan umur para penggemar di generasi pertama. Karena itu, penggemar lama akan setia dan penggemar baru terus muncul dan berdatangan.
Sosok Bajak Laut Topi Jerami tak lantas menjadi Bajak Laut yang benar-benar pahlawan. Bahkan, mereka tak ingin disebut sebagai pahlawan. Mereka hanya bertindak sesuai kehendak dan naluri mereka. Meskipun harus melanggar peraturan pemerintah dunia ataupun angkatan laut, mereka tak peduli. Namun prinsipnya itu ternyata membawa dampak yang begitu berpengaruh di pulau yang mereka singgahi. Konflik dari satu pulau ke pulau lainnya selalu terpecahkan berkat kehadiran mereka.
(Momen Luffy melawan tiga admiral Angkatan Laut, Kizaru, Aokiji dan Sakazuki. Foto: tangkapan layar anime One Piece Arc Marineford.)
Sosok Angkatan Laut di One Piece tak selalu jadi pembela kebenaran, namun tak juga jadi pihak yang sering menyalahgunakan kekuasaan. Ada tipe Angkatan Laut yang hanya menganut keadilan mutlak dan hanya peduli pada tujuan yang harus tercapai bagaimanapun caranya. Seperti Admiral Sakazuki dengan julukan Akainu. Ia tak peduli bila harus membunuh rakyat sipil, yang terpenting tujuan keadilan yang ia anut terpenuhi.
Ada pula tipe Angkatan Laut dengan keadilan yang dipertimbangkan dengan matang dan bijak sesuai kondisi berdasarkan keadaan di lapangan. Seperti Vice Admiral Garp, Admiral Sengoku, Smoker, Kuzan Aokiji dan Fujitora. Mereka beberapa kali mempertimbangkan andilnya bajak laut dalam hal memperjuangkan nasib rakyat sipil seperti saat Luffy di Arabasta dan Dresrossa.
One Piece juga mengangkat tema-tema yang relevan dengan situasi saat ini. Seperti tentang rasialisme yang digambarkan pada Arc Pulau Manusia ikan. Pada episode ini, manusia ikan menjadi salah satu simbol bentuk rasialisme di dunia One Piece. Manusia ikan yang selama ini tinggal di dasar laut terus memiliki mimpi untuk bisa naik ke daratan dan hidup bersama manusia lainnya. Namun itu butuh perjuangan.
Ada pula kaum Tenryubito atau Naga Langit yang merupakan kaum bangsawan. Digambarkan mereka menjadi pemegang otoritas dunia dengan segala sistem pemerintahannya. Mereka berhak menentukan apa pun yang ada di dunia jika mereka mau. Bahkan Angkatan laut di bawah kendali mereka. Meskipun begitu, ada satir yang ditujukan kepada mereka dengan visualnya dan tampilan kaum Naga Langit tersebut.
(Salah satu bangsawan Tenryubito atau kaum Naga Langit. Foto: Tangkapan layar Anime One Piece Arc Sabaody.)
Eiichiro Oda tidak sembarangan memasukkan karakter tokoh-tokoh pemeran di dalamnya. Bahkan ada yang menduga tokoh-tokoh yang ada di dalam cerita terinspirasi dari tokoh-tokoh nyata dunia. Seperti sosok ilmuan terhebat di dunia One Piece yang bernama Vegapunk misalnya. Para fans pun menduga Eiichiro Oda terinspirasi dari Albert Einstein.
(Sosok ilmuan jenius di dunia One Piece bernama Dr. Vegapunk yang hampir mirip dengan salah satu pose gambar tokoh ilmuan dunia Albert Einstein. Foto: popularanime.com)
Ada kehadiran kekuatan buah Iblis di One Piece. Adanya Buah Iblis ini menjadi hal yang paling khayal yang ada di One Piece. Namun, adanya kekuatan ini menjadi bumbu yang menarik bagi penggemar One Piece. Ada tipe buah iblis di One Piece yaitu, Logia, Paramecia dan Zoan. Mereka semua memiliki keunikan masing-masing.
Buah iblis Logia memiliki kekuatan yang tak tersentuh oleh tubuh fisik seperti elemen api, angin, lumpur, es, magma dan lainnya. Untuk buah iblis tipe Paramecia, pemakannya bisa berubah menjadi karet, membelah diri, menjadi perisai, menjadi kastil dan sebagainya. Sementara untuk buah iblis tipe Zoan, si pemakannya akan memiliki bentuk perubahan menjadi wujud binatang.
Kesemua buah iblis itu memiliki kekuatan spesial bagi pemakannya. Namun sebagai gantinya, si pemakan buah iblis akan dikutuk oleh lautan sehingga mereka tidak bisa berenang dan alergi dengan berbagai macam hal yang berhubungan dengan air laut.
Maka tak heran jika pemerintah dunia dan angkatan laut memanfaatkan teknologi untuk menciptakan senjata berbahan batu laut untuk melawan para Bajak Laut pemakan buah iblis tersebut.
(Gambar buah iblis dalam cerita One Piece. Foto: Tangkapan layar Anime One Piece)
Cerita Belum Tamat
Dengan cerita yang begitu panjang, anime One Piece pun memenangkan sebuah penghargaan tahun 2023 sebagai "Best Continuing Series" dari Crunchyroll. One Piece meraih penghargaan Best Continuing Series dengan kategori anime long-running.
Hingga tulisan ini dibuat, Anime One Piece sudah menginjak episode 1069. Minggu 23 juli 2023 seharusnya adalah jadwal tayang Anime One Piece episode 1070 sub Indo, namun dikarenakan pada tanggal ini FujiTV mengadakan acara khusus selama 27 jam, maka semua jadwal yang harusnya tayang di hari tersebut ditunda.
Dari ribuan episode dan jadwal tayang, bisa dibayangkan berapa tahun lamanya perjalanan cerita One Piece? Apakah dengan episode yang ribuan ini sudah menamatkan cerita One Piece? Jawabnya adalah belum.
Cerita One Piece yang ditulis oleh Mangaka bernama Eiichiro Oda masih berjalan hingga saat ini dan diprediksi masih sangat panjang. Bahkan istilah ‘One Piece’ sendiri yang digambarkan seperti sebuah harta karun legenda, sampai saat ini belum terpecahkan. Apa sebenarnya wujud 'One Piece' itu.
Hal ini yang menjadikan para Fans terus menyimak dan menantikan alur yang bakal muncul selanjutnya. Bahkan saking panjangnya alur cerita dengan berbagai isi dan konflik yang begitu kompleks, membuat para fans memunculkan banyak teori spekulasi mengenai apa yang terjadi pada episode selanjutnya.
Itu bisa dibuktikan dan dilihat dari banyaknya channel Youtube dan juga Facebook yang mengupas ataupun mengajak diskusi mengenai kelanjutan cerita One Piece. Bahkan, diskusi itu pun pasti begitu ramai dibahas. Selamat mengikuti ceritanya!