Teror Tanpa Jeda! Film ‘Scurry’ Tawarkan Horor Real-Time yang Bikin Sesak Napas, Tayang Oktober
Akhmad Baihaqi Arsyad








Setelah sukses dengan proyek ‘Primitive War’, Sparke kembali menunjukkan kemampuannya dalam mengemas cerita berkonsep tinggi melalui narasi berintensitas tinggi dan ruang terbatas. Dikenal lewat film-film seperti ‘Occupation’ dan ‘Occupation: Rainfall’, Sparke kali ini menantang dirinya dengan pendekatan baru: pengambilan gambar tunggal secara real-time.
Film ini melakukan debutnya di ajang Sydney Film Festival 2024, di mana ia mendapat sambutan hangat dari para penonton dan kritikus. Format teknis yang unik dan atmosfer menegangkan menjadi sorotan utama, memisahkan ‘Scurry’ dari film horor fiksi ilmiah kebanyakan. Berikut ini sinopsisnya!
Film ‘Scurry’ mengikuti kisah 2 orang asing yang terperangkap di bawah tanah setelah sebuah serangan mendadak meluluhlantakkan kota mereka. Terluka, linglung, dan tanpa arah, mereka harus berjuang keluar dari lorong-lorong sempit yang runtuh—tetapi ada ancaman lain yang lebih menyeramkan menanti di kegelapan: makhluk predator haus darah yang memburu tanpa ampun.
Dengan gaya pengambilan gambar one-shot tanpa henti, film ini menciptakan atmosfer klaustrofobik dan mendebarkan, membuat penonton seakan ikut terperangkap bersama karakter utama.
“Ketika kota mereka dihancurkan oleh serangan misterius, dua orang asing mendapati diri mereka terjebak di terowongan bawah tanah yang gelap dan menyempit. Terluka dan disorientasi, mereka harus mencari jalan keluar sambil menghadapi makhluk mematikan yang mengintai dalam bayang-bayang. Diambil dalam satu pengambilan kamera terus-menerus, Scurry menghadirkan pengalaman sinematik horor yang brutal, tegang, dan penuh kecemasan,” demikian sinopsis yang dilansir dari kanal YouTube Upcoming Horror Movies.
Dibintangi oleh Jamie Costa dan Emalia, film ini juga menghadirkan Peter O'Hanlon dalam peran pendukung. Film ini akan mulai tersedia secara Digital HD pada 3 Oktober 2025 di platform seperti Apple TV, Prime Video, dan Fandango at Home, serta dirilis secara terbatas di bioskop tertentu.

