9 Destinasi Wisata di Maluku Tengah yang Bikin Betah Pengunjung
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Keindahan alam dan kekayaan sejarah di Maluku Tengah menjadikan tempat ini sebagai langganan para pelancong. Terutama di Kepulauan Banda menyimpan jejak masa kolonial yang berpadu dengan lanskap alam memukau.
Dilansir dari berbagai sumber pada Minggu (15/6/2025), berikut 9 destinasi yang bisa dikunjungi:
1.Benteng Belgica
Benteng Belgica adalah salah satu peninggalan kolonial Belanda yang berdiri kokoh di atas bukit di Banda Neira. Benteng ini dibangun dalam tiga tahap: Belgica I pada 1611, Belgica II pada 1660, dan Belgica III rampung pada 1667.
Dari atas benteng, pengunjung bisa menikmati panorama kota kecil Banda dan hamparan laut biru di sekelilingnya.
Lokasi: Kec. Banda, Maluku Tengah, Maluku
Jam operasional: 08.00 – 17.00 WIT
Tiket masuk: Rp20.000
2.Pulau Pisang (Pulau Syahrir)
Pulau kecil yang berlokasi tak jauh dari pusat Banda Neira ini menawarkan pengalaman menyelam yang menawan. Terumbu karang dan ekosistem lautnya masih terjaga, menjadikannya surga bagi pecinta snorkeling dan diving.
Pulau ini dikenal juga sebagai Pulau Syahrir, merujuk pada Sutan Syahrir yang kerap mengunjungi pulau tersebut selama masa pengasingannya.
Lokasi: Kepulauan Banda, Maluku Tengah
Jam operasional: 24 jam
Tiket masuk: Gratis
3.Rumah Budaya Banda Neira
Bagi wisatawan yang ingin memahami sejarah Banda lebih dalam, Rumah Budaya Banda Neira bisa menjadi titik awal. Bangunan ini dulunya adalah rumah pribadi Des Alwi, sejarawan asal Banda sekaligus anak angkat Bung Hatta.
Koleksi foto, artefak, dan dokumentasi sejarah di dalamnya menggambarkan masa penjajahan serta perjuangan kemerdekaan.
Lokasi: Nusantara, Banda, Maluku Tengah
Jam operasional: 07.00 – 18.00 WIT
Tiket masuk: Rp20.000
4.Rumah Pengasingan Bung Hatta
Rumah ini menjadi saksi bisu masa pengasingan Mohammad Hatta oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1936–1942. Di dalamnya terdapat barang-barang peninggalan Bung Hatta dan Sutan Syahrir, serta dokumen sejarah perjuangan kemerdekaan.
Lokasi: Jalan Hatta, Dwiwarna, Banda, Maluku Tengah Jam operasional: 08.00 – 16.00 WIT Tiket masuk: Mulai dari Rp2.000


















