Singgung Nama Justin Timberlake, Britney Spears Ngaku Terpaksa Aborsi
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Britney Spears berbagi pengalaman menyakitkan yang dia simpan selama 20 tahun, sang bintang pop terpaksa melakukan aborsi ketika dia berpacaran dengan Justin Timberlake.
Curahan hati Britney Spears dituangkan dalam memoar berjudul "The Woman in Me", yang diluncurkan (17/10/2023) lalu.
"Itu adalah sebuah kejutan, tapi bagi saya, itu bukanlah sebuah tragedi. Saya sangat mencintai Justin. Saya selalu berharap kami akan memiliki sebuah keluarga bersama suatu hari nanti. Ini terjadi jauh lebih awal dari yang saya perkirakan," tulis Britney Spears, yang kini berusia 41 tahun, tentang kehamilannya yang ditulis dalam buku tersebut, seperti dikutip Erakini dari People, Jumat (20/10/2023).
Justin Timberlake, kata Britney Spears, tidak senang karena dia belum siap menjadi ayah.
"Tapi, Justin jelas tidak senang dengan kehamilan itu. Dia mengatakan bahwa kami belum siap untuk memiliki bayi dalam hidup kami, bahwa kami masih terlalu muda,” Britney Spears menambahkan.
Dia menulis dalam buku tersebut "jika hal itu diserahkan kepada saya sendiri, saya tidak akan pernah melakukannya. Namun, Justin sangat yakin bahwa dia tidak ingin menjadi seorang ayah".
Britney menulis tentang pengalamannya menjalani aborsi, yang dia sebut sebagai hal paling menyakitkan yang pernah dia alami dalam hidupnya.
Setelah Britney dan Justin berpisah pada tahun 2002, dia kemudian menjadi seorang ibu, menyambut dua anak laki-lakinya Sean Preston, 18 tahun, dan Jayden James, 17 tahun, hasil pernikahan dengan suami keduanya, Kevin Federline.
















