Gambar Wolfgang Amadeus Mozart (Foto: World History)
JAKARTA, (ERAKINI) – Ia adalah Mozart. Komposer dunia bernama asli Wolfgang Amadeus Mozart itu lahir di tanggal 27 Januari 1756 di Salzburg.
Mozart adalah salah satu komposer paling berpengaruh, populer dan produktif pada periode klasik. Lebih dari 600 telah digubahnya, termasuk beberapa musik simfoni terkenal dan disukai, chamber, opera dan musik paduan suara.
Dilansir dari laman Opera Philladelphia, Mozart lahir dari keluarga musik. Ayahnya bernama Leopold Mozart adalah seorang komposer terkenal, instruktur, dan penulis tulisan terkenal tentang permainan biola.
1. Mozart usia 5 tahun Mozart sejak usia 5 tahun dia bisa membaca dan menulis musik, dan dia akan menghibur orang-orang dengan bakatnya pada piano.
2. Mozart usia 6 tahun Mozart di usia 6 tahun sudah menulis komposisi pertamanya. Di London ia mendapat kekaguman dari musisi Johann Christian Bach (1735–1782), dan sejak usia dini ia mengenal variasi gaya dan selera musik yang tidak biasa di seluruh Eropa.
3. Mozart usia 10-17 tahun
Reputasi Mozart sebagai seorang komposer tumbuh tumbuh ke tingkat kedewasaan yang setara dengan kebanyakan musisi senior yang sudah mapan.
Tahun 1766-1769 di Salzburg menulis karya instrumental dan musik untuk drama sekolah dalam bahasa Jerman dan Latin.
Tahun 1768 dia menghasilkan opera nyata pertamanya: Singspiel Jerman yaitu, dengan dialog lisan Bastien und Bastienne.
4. Mozart di usia 14 tahun
Selama tahun-tahun perjalanan di Italia dan kembali ke Salzburg di sela-sela perjalanan, Mozart menghasilkan setting opera seria berskala besar pertamanya (yaitu, opera istana tentang subjek yang serius yaitu Mitridate (1770), Ascanio di Alba (1771), Lucio Silla (1772) serta kuartet gesek pertamanya.
Di Salzburg pada akhir tahun 1771 ia memperbarui tulisannya tentang Simfoni (No. 14–21).
5. Mozart usia 25 tahun sampai kematiannya di usia 35 tahun
Dalam sepuluh tahun sebelum kematiannya, musik Mozart berkembang pesat melampaui jangkauan banyak orang sezamannya.
Ia memamerkan ide-ide dan metode elaborasi yang hanya bisa diikuti oleh sedikit orang, dan bagi banyak orang, mendiang Mozart tampak sebagai komposer yang sulit.
Karya-karya instrumental Mozart di 10 tahun terakhir sebelum kematiannya:
- 6 simfoni, no. 39 di E-flat Major, no. 40 di G Minor, dan no. 41 in C Major.
- 6 Kuartet (K. 387, 421, 428, 458, 464, dan 465)
- Single Hoffmeister Quartet (K.499).
- 3 Kuartet terakhir (K. 575, 589, dan 590)
- Die Entführung aus dem Serail (1782; Abduction from the Seraglio).
- 3 opera Italia terbesarnya: Le nozze di Figaro (1786; The Marriage of Figaro), Don Giovanni (1787, untuk Praha) dan Cosi fan tutte (1790).
- The Magic Flute (1791) opera Jerman
- Requiem
Karya-karya instrumental klasikMozart sampai saat ini masih terus didengarkan, bahkan terus menjadi rujukan para pemain musik klasik hingga akademisi musik.
Tak hanya itu, musik instrumental Mozart konon bisa meningkatkan kecerdasan bayi jika diperdengarkan saat berada dalam kandungan ibunya atau yang kerap disebut ‘Efek Mozart’.