Salah satu adegan dalam trailer film 'Alien: Earth'. Film ini akan hadir dalam 8 episode dan tayang di Disney+ mulai 13 Agustus 2025. (Foto: YoTube/FX Network).
JAKARTA, (ERAKINI) - Serial terbaru berjudul ‘Alien: Earth’ akan meluncur secara eksklusif di Disney+ Hotstar mulai pertengahan Agustus 2025 mendatang. Merupakan prekuel dari film kultus legendaris ‘Alien’ (1979), film ‘Alien: Earth’ disutradarai dan ditulis oleh ‘Noah Hawley’ (‘Fargo’, ‘Legion’).
Hawley juga menyutradarai sejumlah episode, dibantu oleh tim penulis kenamaan seperti Bob DeLaurentis (‘The Umbrella Academy’), Bobak Esfarjani (‘WandaVision’) dan Maria Melnik (‘American Gods’).
Film ‘Alien: Earth’ ini hadir dalam 8 episode, dengan 2 episode pertama dirilis bersamaan pada tanggal penayangan perdana. Setiap minggunya, satu episode baru akan tayang, membawa penonton lebih dalam ke jantung dunia distopia yang mencekam.
Serial ini mengusung kombinasi genresci-fi, horor psikologis, drama militer, dan konflik distopia korporat. Dengan gaya visual bergaya cyberpunk urban, tone cerita yang gelap, serta atmosfer menekan, serial ini dirancang untuk penonton usia 17 tahun ke atas, karena mengandung kekerasan, tema berat, dan adegan gore ringan. Berikut ini sinopsisnya!
Sebagaimana dilihat dalam trailer yang dirilis oleh kanal YouTube FX Network, film ‘Alien: Earth’ mengikuti cerita yang berlatar di bumi tahun 2120—dua tahun sebelum peristiwa yang terjadi dalam film pertama. Dalam dunia futuristik ini, 5 korporasi multinasional memegang kendali atas peradaban, sementara manusia hidup berdampingan dengan robot cerdas dan cyborg berwajah manusia. Perpaduan teknologi dan kekuasaan menciptakan realitas yang dingin dan penuh konflik etika.
Segalanya berubah ketika pesawat riset luar angkasa USCSS Maginot mengalami kecelakaan dan jatuh ke salah satu kota yang dikelola oleh Prodigy Corporation. Kecelakaan tersebut menyebabkan kekacauan besar. Di tengah reruntuhan dan kekacauan, muncul Wendy, sosok hybrid manusia-sibernetik dengan kesadaran utuh, yang bergabung dengan pasukan elit dalam misi berbahaya.
Namun, ancaman sebenarnya datang dalam bentuk yang lebih menakutkan—Xenomorph, makhluk luar angkasa yang menjadi simbol dari kerakusan dan eksperimen manusia yang telah melampaui batas. Selain itu, senjata biologis ciptaan Prodigy yang juga berbentuk hybrid seperti Wendy, menghadirkan dilema moral yang memperumit segalanya.
Konflik semakin memanas saat Wendy mulai menggali asal-usul dirinya sendiri. Identitasnya yang kabur membuatnya terombang-ambing di antara perang antar-korporasi, serangan alien, dan realitas bahwa dirinya bisa menjadi senjata yang sama berbahayanya dengan musuh dari luar angkasa. Bagaimana kelengkapan kisahnya? Tunggu saja tanggal tayangnya!
Sederet pemeran yang memikat juga siap menyuguhkan performa akting yang kuat dan emosional di antaranya Wendy (Sydney Chandler), sosok hybrid yang menjadi pusat dilema eksistensial, Kirsh (Timothy Olyphant), komandan militer tangguh penuh intrik, Hermit (Alex Lawther), ilmuwan muda dengan rahasia kelam, Boy Kavalier (Samuel Blenkin), teknisi cerdas dengan luka masa lalu dan Dame Sylvia (Essie Davis), tokoh penuh misteri dan kepentingan tersembunyi.