Bacaan Tasbih Para Malaikat untuk Menyucikan Diri
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Tasbih menjadi salah satu bacaan zikir yang memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Bacaan ini tidak hanya dilafalkan sebagai wirid, tetapi juga mengandung makna mendalam sebagai bentuk penyucian diri dan pengakuan atas kebesaran Allah SWT. Apabila dilakukan dengan penuh penghayatan, tasbih diyakini menghadirkan berbagai keutamaan bagi yang mengamalkannya.
Dalam Islam, bacaan wirid untuk mengingat Allah merupakan amalan yang tidak terpisahkan dari kehidupan seorang Muslim. Salah satu bentuk wirid tersebut adalah tasbih. Bahkan, Al-Qur’an menggambarkan seluruh jagat raya senantiasa bertasbih kepada Allah sejak diciptakan hingga hari kiamat.
Dilansir dari buku berjudul Doa Harian yang Dianjurkan Para Nabi dan Orang Saleh yang disunting Amanullah Halim (Cet I, 2012), Rabu (17/12/2025), salah satu bacaan tasbih yang disebutkan secara langsung dalam Al-Qur’an adalah tasbih para malaikat, sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Baqarah ayat 32:
قَالُوا۟ سُبْحَٰنَكَ لَا عِلْمَ لَنَآ إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْحَكِيمُ
“Mahasuci Engkau, tidak ada pengetahuan bagi kami selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui (lagi) Maha Bijaksana” (QS. Al-Baqarah [2]: 32)

















