Dark
Light
Dark
Light
Top Banner

Mandi Wajib Jelang Puasa Ramadhan Masuk Kategori Syarat dan Rukun Puasa?

Mandi Wajib Jelang Puasa Ramadhan Masuk Kategori Syarat dan Rukun Puasa?

Menjelang bulan Ramadhan, banyak yang bertanya apakah mandi wajib harus dilakukan untuk menyambut puasa. Hal ini berkaitan dengan tradisi di sejumlah daerah. Beredar pula tulisan-tulisan di media sosial seolah mewajibkan mandi wajib menjelang puasa Ramadhan, padahal, mandi wajib bukanlah rukun atau syarat wajib puasa. 

Seperti dikutip erakini dari NU Online, mandi wajib bukan bagian dari syarat atau rukun puasa, mandi wajib hanya diharuskan bagi orang berhadats besar yang hendak melakukan ibadah yang memang disyaratkan demikian seperti shalat lima waktu dan tawaf, sedangkan puasa tidak termasuk.  

Bahkan, orang yang malamnya memiliki hadats junub seperti karena mimpi basah atau telah melakukan hubungan suami istri, jika ia belum sempat mandi wajib sebelum waktu imsak, puasanya di siang hari tetap sah, selama syarat dan rukunnya terpenuhi. 

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam kitab al-Mausu’atul Fiqhiyyah, sebagai berikut: 

  يَصِحُّ مِنْ الْجُنُبِ أَدَاءُ الصَّوْمِ بِأَنْ يُصْبِحَ صَائِمًا قَبْل أَنْ يَغْتَسِل. فَإِنَّ عَائِشَةَ وَأُمَّ سَلَمَةَ قَالَتَا : نَشْهَدُ عَلَى رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أِنْ كَانَ لِيُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ غَيْرِ احْتِلاَمٍ ثُمَّ يَغْتَسِل ثُمَّ يَصُومُ.  

Artinya, “Orang yang memiliki hadats junub (hadats besar), sah melaksanakan puasa meski ia belum sempat mandi besar sampai pagi puasa. 

Siti ‘Aisyah dan Ummu Salamah pernah berkata, ‘Kami melihat Nabi Muhammad saw pagi-pagi masih memilki hadats junub yang bukan karena mimpi basah, lalu beliau mandi besar dan tetap melaksanakan puasa.” 

Berdasarkan penjelasan hadist di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa, saat bulan puasa memang ada anjuran mandi, tapi bukan mandi wajib, melainkan mandi sunnah yang dianjurkan pada setiap malam bulan puasa. Jadi, dapat disampaikan bahwa mandi wajib bukanlah syarat wajib atau rukun puasa. 

Seperti dijelaskan al-Bajuri, sebagai berikut: 

و بقية الأغسال المسنونة مذكورة في المطولات منها الغسل لدخول المدينة الشريفة...ولكل ليلة من رمضان و قيده الأذرعي بمن يحضر الجماعة والمعتمد عدم التقييد بذالك    

Artinya, “Dan sisa mandi-mandi yang disunnahkan telah disebutkan dalam kitab-kitab yang panjang pembahasannya. Di antaranya adalah membersihkan badan karena hendak memasuki kota Madinah,... dan setiap malam di bulan Ramadhan. Imam Al-Adzra’i hanya membatasi pada orang yang hendak menghadiri berjemaah, sementara menurut pendapat yang kuat tidak ada pembatasan dalam hal itu.”  


Editor:
JADWAL SHOLAT
15 April 2024
05 Syawal 1445
Imsak
04:28
Subuh
04:38
Dzuhur
11:55
Ashar
15:15
Magrib
17:54
Isya'
19:04

Hikmah Terkini