JAKARTA, (ERAKINI) - Surat An-Nisa merupakan surat ke-4 dalam Al-Quran yang berisi tentang banyak hal, termasuk soal larangan menyekutukan Allah swt serta kewajiban berbuat baik kepada orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin hingga tetangga.
Surat An-Nisa dapat dibaca oleh umat Islam kapanpun dan dimanapun, asalkan di tempat yang suci. An-Nisa sendiri berarti ‘wanita’ yang menunjukan bahwa secara keseluruhan dari ayat tersebut secara umum membahas soal fikih wanita termasuk terkait waris, perkawinan dan hak-hak perempuan.
Surat An-Nisa diturunkan di Madinah yang terdiri dari 176 ayat. Sebab-sebab turunnya surat An-Nisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, misalnya pakar tafsir kota Kufah Irak, Abun Nadhar Muhammad bin As-Saib Al-Kalbi (60-146 H/678-763 M) yang menukil ayat 2 dari surat tersebut, turun berkaitan dengan seorang lelaki, yang dalam riwayat Imam Muqatil bernama Al-Mundzir bin Rifa’ah, menguasai harta yang banyak milik keponakan laki-lakinya yang yatim.
Ketika telah baligh, keponakannya meminta hartanya. Namun, ia menolak menyerahkannya. Keduanya sepakat mengadukan sengketa ini kepada Rasulullah SAW. Turunlah ayat tersebut. Pamannya lalu berkata, “Saya taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Saya memohon perlindungan kepada Allah dari dosa yang besar.”
Sejurus kemudian ia menyerahkan harta tersebut kepada keponakannya. Abdurrahman bin Zaid bin Aslam (wafat 182 H) menyatakan, tradisi masyarakat jahiliyah tidak memberikan harta warisan kepada perempuan dan anak-anak.
Yang menguasainya hanya ahli waris laki-laki yang paling besar. Lalu turunlah ayat tersebut. (Ibnu Hajar Al-Asqalani, Al-‘Ajab fi Bayanil Asbab, [Dammam, Daru Ibnil Jauzi: 1997 M], juz II, halaman 824-825).
Tak hanya itu, surat An-Nisa juga membahas soal kewajiban umat Manusia untuk tidak menyekutukan Allah serta keharusan berbakti kepada orang tua, menyantuni anak yatim, fakir miskin, hingga berbuat baik kepada tetangga. Hal ini sebagaimana tertulis pada ayat ke-36, sebagai berikut:
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak ya tim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnusabil, serta hamba sahaya yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong lagi sangat membanggakan diri.
Biar lebih memahami isi kandungan dari surat An-Nisa, baca al-Quran digital erakini dengan mengklik ini. Dijamin Anda dapat membaca al-Quran dengan tenang, nyaman dan mengerti apa saja yang dibahas dalam ayat tersebut. Hal ini karen Quran erakini telah dilengkapi dengan teks arab, teks latin dan terjemah bahasa Indonesia.