Doa Mengantar Jemaah Haji
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Ribuan jemaah haji asal Indonesia secara bertahap sudah diberangkatkan ke Tanah Suci. Mereka akan mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji 1446 H yang diperkirakan akan selesai pada Juni 2025 mendatang.
Haji dalam Islam termasuk rukun yang harus ditunaikan bagi mereka yang mampu secara fisik dan finansial. Melaksanakan ibadah haji sendiri termasuk ibadah yang diidam-idamkan setiap orang karena memiliki kedudukan sebagai penyempurna rukun Islam.
Namun demikian, tidak semua umat Islam dapat melaksanakannya karena terkendala satu lain hal. Lebih dari itu, beberapa ulama meyakini seseorang memiliki peluang besar dipanggil ke Tanah Suci, apalagi bila terus memanjatka doa kepada Allah swt melalui beberapa cara.
Salah satu cara yang dinilai mujarab yaitu sering- sering mendoakan jemaah haji yang dikenal ketika ia berangkat. Doa khusus mendoakan jemaah haji tersebut diperoleh dari hadits Rasulullah saw saat melepas sahabatnya yang hendak bepergian jauh. Doa itu dibaca oleh Nabi Muhammad saw ketika salah seorang sahabat Rasulullah saw menyatakan diri untuk mengadakan perjalanan jauh.
Di Indonesia sendiri, sudah menjadi kebiasaan di mana keluarga dan kerabat calon jamaah haji turut melepas dan mengantarkan keberangkatan mereka.
Dalam upaya tersebut, hendaknya orang-orang yang mengantar juga mengiringi keberangkatan itu dengan memanjatkan doa untuk calon jamaah haji tersebut.

















