4 Amalan Saat Terjadi Gerhana Matahari
Abdul Rahman Ahdori
Pusat Riset Antariksa, Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi akan terjadi Gerhana Matahari pada 2 Oktober mendatang. Gerhana Matahari yaitu saat bulan berada di antara matahari dan bumi, sehingga bayangan bulan menutupi sebagian atau seluruh cahaya matahari yang menuju bumi.
Fenomena ini terjadi ketika bulan baru (bulan mati), di mana bayangannya yang berbentuk kerucut memblokir cahaya matahari dan menciptakan area gelap di permukaan bumi. Pada saat inilah kita bisa menyaksikan bumi menjadi gelap seperti malam hari meskipun seharusnya siang.
Sebagai respons fenomena alam tersebut, umat Islam dianjurkan untuk mengamalkan hal berikut ini. Amalan dilakukan sebagai bentuk pengakuan atas kekuasaan dan kebesaran Allah yang telah mengatur alam semesta ini.
Dilansir dari NU Online, berikut ini amalah yang dianjurkan para ulama ketika mengetahui terjadi Gerhana Matahari.
Pertama, melaksanakan shalat Gerhana Matahari (kusuf al-syams) dua rakaat. Shalat kusuf boleh ditunaikan secara munfarid atau sendiri, atau berjamaah bersama masyarakat setempat, baik di rumah atau di masjid.
















