JAKARTA, (ERAKINI) - Saat ini umat Islam sudah memasuki bulan Rajab 1446 berdasarkan kalender hijriyah. Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah swt.
Nabi Muhammad saw berdoa ketika datang bulan Rajab, sebagai berikut:
Rajab sendiri diambil dari kata at-Tarjib, yang berarti memuliakan, bulan ini membawa keberkahan dan kemuliaan bagi umat Islam di seluruh dunia.
Di bulan Rajab, umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, terutama ibadah sunnah seperti berpuasa, karena puasaRajab memiliki banyak keutamaan dan keberkahan.
Pada bulan Rajab ini pula, Sayyidah Aminah binti Wahb mengandung janin yang kelak akan diberi nama Muhammad, sosok yang akan menjadi rahmat bagi alam semesta.
Setelah mengandung selama sembilan bulan, pada bulan Rabi’ul Awal, Sayyidah Aminah melahirkan Nabi Muhammad SAW, yang kelahirannya menjadi anugerah terbesar bagi umat manusia.
Pada tanggal 27 Rajab, terjadi peristiwa Isra’ dan Mi’raj, salah satu mukjizat terbesar yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam peristiwa ini, Nabi Muhammad SAW diberi pengalaman spiritual yang luar biasa, termasuk perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra’) dan naik ke langit (Mi’raj) untuk menerima perintah ibadah shalat lima waktu. Peristiwa ini merupakan momen penting dalam perjalanan dakwah beliau.
Pada bulan Rajab tahun 9 H, terjadi Perang Tabuk, salah satu peperangan yang sangat menentukan dalam sejarah Islam. Nabi Muhammad SAW memimpin pasukan Muslim untuk berperang dengan kekuatan besar di wilayah Tabuk.
Meskipun tidak ada pertempuran besar, peristiwa ini menunjukkan kesolidan umat Islam dalam mempertahankan agama.
Raja an-Najasyi, penguasa al-Habasyah, wafat dalam keadaan Muslim pada bulan Rajab tahun 9 H.
Beliau dikenal sebagai sosok yang memberi perlindungan bagi umat Islam di masa awal dakwah Nabi Muhammad SAW, terutama bagi sahabat-sahabat yang hijrah ke Habasyah.
Pada bulan Rajab tahun 204 H, Imam Syafi’i, salah satu imam besar mazhab dalam Islam, wafat dalam usia 54 tahun.
Beliau dimakamkan di Mesir dan dikenal dengan ajaran serta pemikiran fiqh yang mendalam, yang hingga kini banyak diikuti oleh umat Islam di seluruh dunia.
6.Wafatnya Khalifah Umar bin Abdul Aziz (Rajab, Tahun 101 H)
Khalifah Umar bin Abdul Aziz, yang dikenal sebagai salah satu pemimpin yang adil dan bijaksana, meninggal dunia pada bulan Rajab tahun 101 H dalam usia 39 tahun. Pemerintahannya dianggap sebagai salah satu masa kejayaan dalam sejarah Kekhalifahan Umayyah.
7. Pembebasan Baitul Maqdis oleh Sultan Shalahuddin al-Ayyubi (27 Rajab, Tahun 583 H)
Pada 27 Rajab 583 H, Sultan Shalahuddin al-Ayyubi berhasil membebaskan Baitul Maqdis (Yerusalem) dari tangan pasukan Salib. Sebelum melakukan serangan, Sultan Shalahuddin mempersatukan umat Islam dengan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah, yang akhirnya memunculkan kesatuan hati dan kekuatan untuk merebut kota suci tersebut.
8. Lahirnya Nahdlatul Ulama (16 Rajab, Tahun 1344 H)
Pada 16 Rajab 1344 H bertepatan dengan 31 Januari 1926, para ulama berkumpul di Surabaya untuk menyepakati berdirinya jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU).
Organisasi ini bertujuan untuk memperjuangkan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah serta mempertahankan sistem bermazhab dalam beragama, yang menjadi pilar penting dalam kehidupan umat Islam di Indonesia.