Anak-anak sedang takbiran keliling saat malam Idul Fitri (Foto: Antara)
Idul Fitri tahun 2024 berpotensi digelar secara serentah di seluruh dunia yakni Rabu 10 April 2024. Diantara kesunnahan yang dianjurkan untuk mengisi Idul Fitri yaitu memperbanyak membaca takbir.
Adapun waktu membaca takbir yang dianjurkan yaitu sejak masuk malam 1 Syawal sampai imam shalat Idul Fitri sudah takbiratul ihram bagi yang berjamaah, atau sampai seseorang takbir shalat Idul Fitri bagi yang tidak berjamaah.
Dikutip erakini dari NU Online, bacaan takbir Idul Fitri dibagi menjadi dua, yaitu takbir muqayyad dan takbir mursal. Takbir muqayyad adalah takbir yang dianjurkan dibaca setiap setelah shalat, baik shalat fardhu ataupun sunnah. Sementara takbir mursal adalah takbir yang dibaca kapan saja dan di mana saja.
Berikut adalah lafal lengkap takbir Idul Fitri. Takbir dilafalkan sebanyak tiga kali sebagaimana penjelasan Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’, Syarhul Muhadzdzab:
Artinya: Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar.
Tak hanya itu, bisa pula ditambahkan dengan dzikir sebagai berikut sebagaimana dzikir-takbir Rasulullah saw di bukit Shafa yang diriwayatkan Imam Muslim:
Allahu akbar kabira, walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila, la ilaha illallahu wa la na'budu illa iyyahu mukhlishina lahud dana wa law karihal kafirun, la ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaba wahdah, la ilaha illallahu wallahu akbar.
Artinya, “Allah maha besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha suci Allah pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama meski orang kafir tidak menyukainya. Tiada tuhan selain Allah yang esa, yang menepati janji-Nya, membela hamba-Nya, dan sendiri memorak-porandakan pasukan musuh. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar.”
Sementara itu, lafal takbir yang sering dibaca masyarakat sebagai berikut tidak masalah. Lafal takbir itu cukup baik untuk dibaca.