Ajudan Prabowo Subianto, Mayor Teddy saat menggendong seorang perempuan bernama Keke Afifah, massa pendukung Prabowo-Gibran yang pingsan saat kampanye akbar di GBK, Sabtu (10/2/2024) (Foto: Ist)
JAKARTA, (ERAKINI) - Perempuan yang juga massa pendukung Prabowo-Gibranpingsan saat mengikuti kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (10/2/2024) lalu. Melihat kejadian ini, ajudan Prabowo Subianto, gerak cepat memberikan pertolongan dengan membopong perempuan tersebut naik ke atas panggung dan keluar dari kerumunan massa.
Namun sayangnya sosok perempuan yang diketahui bernama Keke Afifah tersebut dituduh netizen hanya berpura-pura, karena terlihat masih kuat memegang ponsel yang ada di tangannya. Netizen merasa aneh sebab orang pingsan, lazimnya sudah tidak bertenaga termasuk memegang ponsel.
Aksi ini sempat viral di media sosial beberapa saat usai kejadian. Demikian pula dengan pemilik akun instagram @its_meekeke yang menjadi perbincangan hangat di media sosial, karena ada yang pro dan ada yang kontra mengenai reaksi ketika dibopong Mayor Teddy. Netizen juga terus menyerang Keke melalui kolom komentar di instagram. Bahkan Keke sempat mengunci akun instagramnya menjadi private.
Tidak nyaman dengan tudingan dan pemberitaan netizen, Keke akhirnya buka suara. Dia mengklarifikasi setiap tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Dia menjawab satu persatu pertanyaan netizen terkait ‘pura-pura pingsan’.
“Assalamualaikum. Pagi semuanya. Semoga kalian semua sehat ya, aku mau klarifikasi sedikit soal berita yang lagi rame banget gara gara aku. Pertama, yang banyak banget kalian tanyakan "kenapa aku masih bisa pegang HP" karena sebelum aku di bawa ke atas sama orang-orang, di situ HP aku memang sudah mau ditolong dan dipegangin sama orang tapi aku berusaha jaga barang bawaan aku karena aku kepisah sama temen-temenku,” tulis Keke dalam akun instagram pribadinya @its_meekeke, dilihat Erakini, Senin (12/2/2024).
Keke menambahkan, ia memang tidak 100 persen pingsan, tapi kondisinya dia sudah gelap bila melihat. Keke juga mengaku tidak menyangka akan secepat itu ditolong dan dibopong Mayor Teddy, yang merupakan ajudan dari capres nomor urut 2 Prabowo Subianto.
“Dan karena aku mau pingsan aku masih bisa pegang barang bawaan aku jadi aku belum 100% ko jadi makanya langsung cepat-cepat ditolong sama orang, tapi aku gak expect akan diangkat ke atas panggung dan dibawa sama beliau (Mayor Teddy) juga. Aku juga jadi merasa gak nyaman karena kejadian ini, mungkin beliau merasa terganggu juga soal ini,” tuturnya.
“Intinya di sini gak ada yang dibuat-buat karena memang aku minta bantuan orang di sekitar di sana untuk selamatkan aku karena aku sudah mau pingsan dan gelap mataku,” sambung Keke.
Keke akhirnya meminta maaf atas kejadian tersebut. Dia menegaskan tidak ada maksud apapun apalagi sampai berpura-pura supaya ada kejadian semacam itu.
“Mungkin aku gak bisa speech banyak-banyak untuk hal ini. Mohon maaf untuk kejadian ini. Sekali lagi aku minta maaf dan gak ada maksud apa-apa ya. Apalagi ada unsur kesengajaan supaya ada kejadian seperti itu. Terimakasih semuanya,” tutup Keke.
Beberapa saat kemudian, permintaan maaf dan klarifikasi Keke, mendapat tanggapan dan komentar dari para pengguna instagram. Sejumlah netizen menyerang Keke dengan tudingan bahwa Keke memang sengaja membuat gaduh dengan membuat story “spil aroma Mayor Teddy” 30 menit usai kejadian. Hal ini, kata netizen, mengundang orang lain suudzon.
“Mbak lu juga jangan mengundang orang suudzon. Habis pingsanko langsung gercep bikin status, spal spill wanginya Mayor Teddy?? emang pingsan masih sempat kepikiran ngendus wangi orang ya?
Hingga berita ini diturunkan akun instagram @its_meekeke sudah dibanjiri 1.176 komentar dan 3.842 suka.