Siswa SMK Lingga Kencana Depok Bayar Rp800 Ribu untuk Acara Perpisahan
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Bus Trans Putera Fajar mengalami kecelakaan di Ciater, Subang, Jawa Barat pada Jumat (10/5/2024). Bus itu diketahui membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana kelas XII yang sedang merayakan perpisahan. Total ada 11 orang yang tewas dalam peristiwa itu, termasuk diantaranya para siswa SMK Lingga Kencana, Depok.
Belakangan besaran iuran yang harus dibayarkan siswa kepada panitia disorot. Pasalnya, panitia mematok dengan harga yang tidak sedikit. Setiap siswa yang akan mengikuti pelepasan harus melunasi iuran sebesar Rp800.000.
Kepala Sekolah SMK Lingga Kencana, Sarojih, membenarkan setiap peserta perpisahan diminta iuran Rp800 ribu. Jumlah itu sudah termasuk menyewa bus untuk pulang pergi dari Depok ke Bandung.
"Iya betul (Rp800 ribu per orang)," katanya kepada wartawan, Senin (13/5/2024).
Sementara terkait berapa jumlah yang dibayarkan ke travel, hanya panitia yang mengetahui. Sarojih mengatakan pihaknya fokus menangani korban. Dia mengaku belum berkomunikasi lagi dengan pihak travel.
"Belum ada komunikasi lagi. Kami juga masih fokus mengurus korban," ucapnya.
Bus dipilih agen travel
Sarojih menuturkan, bus yang ternyata bermasalah yang menewaskan siswanya tersebut disediakan oleh pihak travel. Menurutnya, travel tersebut sudah bekerja sama dengan pihak sekolah.
















