Bawaslu Libatkan Tokoh Adat Terkait Penanganan Pelanggaran Pemilu di Daerah Rawan Konflik
Abdul Rahman AhdoriSabtu, 5 Agustus 2023 | 02:00 WIB

Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty di Caldera Adventure Rafting and Resort Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (4/8/2023). ANTARA/Narda Margaretha Sinambela
JAKARTA, (ERAKINI)-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan melibatkan tokoh adat dalam menangani kawasan rawan konflik di Pemilu 2024. Hal ini dilakukan untuk mempermudah upaya pencegahan dan penanganan pelanggaran.
"Tidak sedikit teman-teman Bawaslu yang terpilih memiliki latar belakang tokoh masyarakat adat. Kenapa ini dilakukan? Ini antisipasi sebagai tindakan pencegahan ," ujar kepada wartawan di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (4/8/2023). "Sejauh ini situasinya masih sangat baik. Mudah-mudahan tidak ada gejolak yang berarti," katanya. "Dalam pengawasan itu, secara teknis kami mempunyai kemudahan, keleluasaan karena kerja sama ini," pungkasnya.
















