Syahrul Yasin Limpo: Capek Banget Menghadapi Ini Semua
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengaku sangat lelah menghadapi kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan), yang diduga melibatkan dirinya. Apalagi ketika hal itu terkuak saat dia sedang dinas ke luar negeri. Hal itu diungkapkan oleh Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Kamis (5/10/2023).
"Beri saya kesempatan. Saya belum ada istirahat ini, karena tadi juga saya diperiksa di Polda, dan capek banget rasanya saya menghadapi ini semua," ucap Syahrul Yasin Limpo usai menyerahkan surat pengunduran dirinya ke Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kementerian Sekretaris Negara, Jakarta, Kamis (5/10/2023).
Syahrul Yasin Limpo, usai melakukan perjalanan dinas ke Almeria, Spanyol, dan Roma, Italia sejak tanggal 24 September 2023, baru tiba kembali di Tanah Air pada Rabu sore (4/10/2023)
Di Almeria, dia mengunjungi model pertanian screen house hortikultura sebagai salah satu upaya untuk menguatkan sektor pertanian lintas negara, berdasarkan undangan dari Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).
Dia kemudian juga menghadiri Global Conference on Sustainable Livestock Transformation di Roma, Italia, di mana Indonesia menerima penghargaan dari FAO atas kontribusi dan konservasi pengembangan Plasma Nutfah Sapi Bali selama 13 tahun terakhir periode 2010-2022.
"Saya baru pulang dari Roma mendapatkan penghargaan dunia atas nama Bapak Presiden (Joko Widodo). Indonesia memiliki best practice dalam pengendalian berbagai hama penyakit, baik unggas maupun hewan besar, dan itu mendapatkan apresiasi dunia," kata mantan gubernur Sulawesi Selatan itu.
Syahrul Yasin Limpo, selain itu juga melangsungkan pertemuan bilateral dengan Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu untuk memperkuat Kerja Sama Proyek Selatan Selatan dan Triangular (KSST), yang meliputi kawasan Pasifik, baik di selatan Afrika dan selatan Asia.


















