Profil KH Syukron Makmun: Singa Podium, Pengasuh Pesantren Daarul Rahman
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Sosok KH Syukron Makmun sepertinya sudah terpatri dalam ingatan masyarakat, terkhusus santri dan alumni Pesantren Daarul Rahman, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kiai Syukron mendapat julukan singa podium karena sejak belia sudah berdakwah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Sebelum akhirnya mendirikan pondok pesantren Daarul Rahman, KH Syukron Makmun dikenal sebagai tokoh agama yang memiliki pengetahuan yang luas. Keterampilannya dalam menguraikan syariat Islam membuatnya semakin dikenal di Ibu Kota.
Seperti apa perjalanan KH Syukron Makmun? berikut ulasannya:
Dilansir dari situs resmi Pesantren Daarul Rahman, Minggu (9/3/2025), KH Syukron Makmun lahir di Sampang, Madura, pada 21 Desember 1941.
Beliau tumbuh dalam lingkungan keluarga yang kental dengan pendidikan agama. Ayahnya, KH Ma’mun Nawawi, serta kakeknya, adalah kiai yang juga berprofesi sebagai pedagang. Sementara itu, ibunya, Hj Masturoh, selain ibu rumah tangga, juga mengajar Al-Qur'an dan kitab kuning seperti Safinatun Najah.
Perjalanan Pendidikan
Sejak kecil, KH Syukron Makmun mendapatkan pendidikan formal dan agama secara bersamaan. Beliau menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) selama enam tahun dan melanjutkan studi agama di Madrasah Miftahul Ulum. Setelah lulus SMP, beliau sempat diangkat sebagai Pegawai Negeri (guru SD/SR), tetapi memilih melanjutkan pendidikan di Pondok Sidogiri, Pasuruan, lalu ke Gontor, Ponorogo, selama enam tahun.


















