Elektabilitas Prabowo Meningkat Usai Deklarasi Anies-Muhaimin di Surabaya
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI)-Lembaga Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) menjelaskan bahwa elektabilitas bakal calon presiden Prabowo Subianto meningkat di Jawa Timur usai deklarasi pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Surabaya beberapa waktu lalu.
Direktur ARCI Baihaki Sirajt mengatakan, usai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hengkang ke Koalisi Indonesia Maju (KIM), maka elektabilitas Prabowo Subianto naik menjadi 39,33 persen dari yang sebelumnya sebesar 33,7 persen.
"Pada Juli 2023, saat PKB dan Cak Imin mendukung Prabowo angkanya 33,7 persen. Setelah deklarasi AMIN elektabilitas Prabowo naik menjadi 39,33 persen dan menjadi bakal capres dengan elektabilitas tertinggi di Jatim," kata Baihaki, Jumat (22/9/2023).
Ia memandang peningkatan elektabilitas Prabowo usai peresmian pasangan AMIN dikarenakan pemilih PKB lebih condong beralih mendukung Ketua Umum Partai Gerindra pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Kenaikan angka Prabowo karena responden yang mengaku memilih PKB justru semakin mantap memilih Prabowo dibanding Anies," ujarnya.
Kemudian, dia menyatakan dari hasil telaah pada peta pemilih PKB sebanyak 40,2 persen memilih Prabowo Subianto daripada Ganjar maupun Anies.
" Sebanyak 18,4 persen memilih Ganjar dan 25,7 persen ke Anies. Sebanyak 15,7 persen pemilih PKB masih belum menentukan pilihan," ucapnya.
















