Ini Sejarah Hari Ayah Nasional yang Diperingati Setiap 12 November
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) – Peran orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak-anak sangatlah besar. Baik ayah maupun ibu adalah sosok yang tidak tergantikan dalam kehidupan anak-anak, dan keduanya menjadi sumber inspirasi utama dalam mengejar karir atau impian mereka, terutama yang berkaitan dengan prinsip hidup yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan norma yang berlaku.
Meskipun sosok ibu sering kali lebih sering disorot, peran ayah dalam kehidupan keluarga juga tak kalah penting. Untuk itu, selain peringatan Hari Ibu, Indonesia juga merayakan Hari Ayah Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap sosok ayah yang sangat berperan dalam tumbuh kembang anak.
Hari Ayah Nasional diperingati setiap 12 November, sebagai waktu bagi keluarga untuk menghargai dan merenungkan kontribusi ayah dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun peran ayah dan ibu berbeda, keduanya memberikan nilai yang sangat berarti bagi perkembangan anak dan keharmonisan keluarga.
Mengutip dari berbagai sumber, Selasa (12/11/2024), peringatan Hari Ayah pertama kali dicetuskan oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) pada tahun 2006. PPIP, sebuah organisasi lintas agama dan budaya yang dikenal dengan nama Satu Hati, menggagas perayaan ini setelah menyadari bahwa sosok ayah jarang mendapat perhatian yang sebanding dengan peringatan Hari . Usai perayaan Hari , banyak peserta yang mengusulkan pentingnya ada hari khusus untuk ayah.














