Duel klasik Liga Ingris antara Liverpool vs Manchester United akan tersaji di Anfield, pada Minggu (19/10/2025) malam pukul 22.30 WIB. Foto: Yahoo Sport
Menjelang laga penuh gengsi tersebut, terdapat sejumlah fakta menarik yang dirangkum Opta Sports, sebuah perusahaan analisis olahraga yang berpusat di Inggris.
Liverpool tampil dominan dalam pertemuan terakhir kontra Manchester United. The Reds hanya menelan satu kekalahan dari 14 duel terakhir di Premier League, dengan tujuh kemenangan dan enam hasil imbang. Sejak musim 2018–19, tidak ada tim lain yang lebih jarang kalah dari United dibanding Liverpool.
Jika mampu mempertahankan tren positif, pasukan Arne Slot berpeluang menjadi tim kedua dalam sejarah Premier League yang tak terkalahkan dalam 10 laga kandang berturut-turut melawan Manchester United, setelah Chelsea yang mencatat rekor serupa antara 2002 hingga 2012.
Menariknya, tujuh laga liga Liverpool musim ini sudah menghadirkan empat gol kemenangan di menit ke-90 atau lebih. Hanya pada musim 2008–09 The Reds pernah lebih sering terlibat dalam pertandingan dramatis semacam itu.
Dari sisi individu, Mohamed Salah kembali menjadi sorotan. Penyerang asal Mesir tersebut mencatatkan 13 gol dan 6 assist ke gawang United, total 19 keterlibatan gol menjadikannya pemain paling produktif melawan Setan Merah dalam sejarah Premier League.
Hanya lima pemain lain yang pernah mengoleksi 20 keterlibatan gol atau lebih melawan satu lawan di kompetisi ini, di antaranya Wayne Rooney dan Harry Kane. Cody Gakpo juga memiliki rekor manis saat menghadapi United. Tiga golnya di Premier League semuanya tercipta di Anfield melawan tim tersebut.
Liverpool sendiri belum terkalahkan dalam 20 laga kandang terakhir di liga (menang 16, imbang 4). Jika mampu menundukkan United, mereka akan mencatat empat kemenangan kandang beruntun di awal musim untuk keenam kalinya dalam sejarah.
Catatan apik juga mengiringi performa mereka usai jeda internasional. Sejak kalah dari Nottingham Forest pada September 2024, Liverpool selalu menang dalam empat laga liga yang dimainkan tepat setelah jeda tim nasional.
Selain itu, The Reds juga cukup produktif ketika bertemu United. Dalam 11 pertemuan terakhir, mereka mencetak setidaknya dua gol dalam delapan di antaranya, dengan rata-rata 2,4 gol per laga sejak musim 2018–19.
Sementara itu, Manchester United datang ke Anfield dengan rekor tandang yang buruk. Setan Merah belum pernah menang dalam sembilan kunjungan terakhir ke markas Liverpool (imbang 5, kalah 4), dan kini berisiko memperpanjang catatan itu menjadi 10 laga tanpa kemenangan.
Pelatih Ruben Amorim berpeluang menorehkan prestasi spesial. Setelah menumbangkan Manchester City musim lalu, Amorim bisa menjadi manajer ketiga yang memenangkan dua laga tandang pertamanya di Premier League melawan juara bertahan, mengikuti jejak Manuel Pellegrini dan Antonio Conte.
Namun secara keseluruhan, United belum pernah menang dalam delapan laga tandang terakhir di liga (imbang dua, kalah enam) sejak mengalahkan Leicester City 3-0 pada Maret lalu.
Dengan segala statistik tersebut, laga di Anfield malam ini dipastikan akan kembali menjadi tontonan menarik yang sarat gengsi dan penuh sejarah.