Derby Madrid di Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu (9/2/2025) dini hari WIB, yang berakhir imbang 1-1. Foto: Reuters/Juan Medina
JAKARTA, (ERAKINI) - Derby klasik tim ibu kota Spanyol, Real Madrid vs Atletico Madrid, akan mewarnai leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Rabu (5/3/2025) dini hari WIB. Ini menjadi derby Madrid ketiga musim ini.
Tim sekota telah saling berhadapan di final musim 2014 dan 2016, dan kini akan bertarung kembali untuk menentukan nasib mereka di kompetisi paling prestisius Eropa. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Santiago Bernabeu, markas , yang akan melakoni pertandingan ke-500 di liga Eropa.
Real Madrid akan berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di kandang pada leg pertama ini. Laga ini menjadi derby ketiga tim sekota musim ini, dimana dua kali sebelumnya terjadi di La Liga.
Pertemuan pertama pada pekan ke-8 La Liga berakhir dengan skor 1-1. Derby Madrid kedua yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu (9/2/2025) dini hari WIB, juga berakhir imbang 1-1.
Berkaca pada kedua pertemuan yang berakhir imbang, Real Madrid berharap dapat mendulang hasil positif di Eropa. Sebab, rekor Madrid cukup bagus di turnamen Eropa menghadapi Losc Colchoneros, julukan Atletico.
Dalam tiga pertemuan sebelumnya di Piala Eropa, Los Blancos selalu menang di Bernabeu, yakni leg pertama semifinal 1958/59 (2-1), leg kedua perempat final 2014/15 (1-0), dan leg pertama semifinal 2016/17 (3-0).
Real Madrid juga hanya kalah lima kali dari 23 pertandingan Eropa melawan tim-tim Spanyol, yakni 12 kali menang dan 6 kali imbang. Sedangkan Atletico Madrid menang 9 kali, imbang 5 kali, dan kalah 7 kali.
Bagi pelatih Carlo Ancelotti, pertandingan ini sangat penting untuk menjaga momentum positif, setelah mengalahkan Manchester City di babak play-off fase sistem gugur. Namun, Ancelotti harus menghadapi absennya Jude Bellingham yang terkena skorsing akumulasi kartu kuning.
Di sisi lain, Atletico Madrid, yang melaju ke babak 16 besar setelah finis di posisi kelima fase grup, datang dengan catatan impresif.
Tim asuhan Diego Simeone tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir mereka (6 kemenangan, 4 hasil imbang) dan hanya kalah satu kali dalam 26 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Pencetak gol terbanyak Atletico, Julian Alvarez, dengan 21 gol, akan menjadi salah satu ancaman utama bagi pertahanan Real Madrid.
Meskipun Atletico lebih unggul dalam beberapa pertemuan terakhir di liga, sejarah Piala Eropa menunjukkan dominasi Real Madrid dengan 5 kemenangan, 2 seri, dan 2 kekalahan dari 9 pertemuan sebelumnya antara kedua tim.
Ini akan menjadi ujian besar bagi Atletico, yang harus mengatasi beban sejarah setelah kalah di dua final Liga Champions melawan Real Madrid pada 2014 dan 2016.
Dalam empat pertemuan terakhir melawan Atletico, Real Madrid belum mampu meraih kemenangan. Namun, secara statistik Real Madrid punya catatan yang baik melawan Atletico Madrid. Los Blancos telah memenangkan 116 dari 237 pertemuan kedua tim. Sedangkan Atletico hanya mampu memetik 59 kemenangan.
Dengan hasil imbang dua kali di La Liga musim ini, banyak yang merasa pertandingan ini akan sangat seimbang. Ancelotti mengaku mengharapkan pertandingan yang menghibur dan penuh tantangan.
“Akan selalu sulit bermain melawan Atletico. Saya mengharapkan pertandingan yang menghibur dan seimbang,” kata pelatih asal Italia tersebut dikutip dari laman resmi klub, Selasa (4/3/2025).
Di sisi Atletico, Diego Simeone merasa siap menghadapi tantangan tersebut. "Ketika Anda memilih menjadi pelatih, Anda ingin menghadapi lawan terkuat, dan bersaing di setiap kompetisi dengan niat untuk menang,” ujar Simeone.
Derby Madrid di Liga Champions kali ini dipastikan menjanjikan persaingan sengit. Dan, siapa pun yang keluar sebagai pemenang akan mendapatkan peluang besar menuju babak perempat final.