Timnas Inggris meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Andorra dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, di Villa Park, Birmingham, Minggu (7/9/2025) dini hari. Foto: FIFA
JAKARTA, (ERAKINI) – Timnas Inggris meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Andorra dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, di Villa Park, Birmingham, Minggu (7/9/2025) dini hari. Hasil ini memperpanjang rekor sempurna sejak ditunjuk sebagai pelatih The Three Lions.
Dikutip dari laman resmi FIFA, Inggris langsung mendominasi sejak awal laga. Andorra yang tampil rapat di lini belakang akhirnya harus kebobolan pada menit ke-25. Gol tercipta setelah umpan silang Noni Madueke salah diantisipasi Christian Garcia dan berujung gol bunuh diri.
Memasuki babak kedua, Inggris terus menekan. Unggul satu gol, Inggris semakin nyaman menguasai jalannya laga. Upaya untuk menggandakan skor baru terwujud di menit ke-67, ketika Declan Rice menyundul umpan matang Reece James dan menutup kemenangan 2-0 untuk tim tuan rumah.
Thomas Tuchel, mengakui timnya sempat kesulitan menembus pertahanan rapat Andorra. Timnya banyak melewatkan momen-momen kecil untuk mempercepat permainan.
"Mungkin Eberechi Eze tidak dalam performa terbaik di posisi nomor 10, umpan terakhir dari Noni (Madueke) kurang tajam, dan Rashford punya beberapa peluang bagus yang gagal diselesaikan. Hal-hal seperti ini bisa terjadi melawan tim yang bermain rapat,” ujar Tuchel.
Tuchel menilai, meski menang penampilan timnya belum memenuhi ekspektasi. Ia memuji debut gemilang Elliot Anderson dan semangat Noni Madueke, namun menyoroti lambatnya penguasaan permainan dan kurang kreativitas dalam menghadapi pertahanan rapat Andorra
“Gol kedua seharusnya datang lebih cepat karena memberi kami banyak kebebasan. Kami banyak belajar dan saya senang untuk para pemain. Kini kami akan membuktikan diri di Beograd melawan Serbia,” tambahnya.
Hasil ini membuat Inggris kokoh di puncak klasemen Grup K dengan catatan sempurna. Inggris sukses meraih empat kemenangan dari empat laga, mencetak selisih gol +8, dan mengoleksi 12 poin.
Di bawahnya, Serbia menempel ketat di posisi kedua meski baru memainkan tiga pertandingan dengan torehan 7 poin. Albania menyusul di peringkat ketiga dengan 5 poin dari empat laga. Sementara Latvia berada di urutan keempat dengan 4 poin. Adapun Andorra masih terpuruk di dasar klasemen, belum meraih satu pun poin dari lima pertandingan yang telah dijalani.
Format kualifikasi zona Eropa kali ini diikuti 12 grup yang masing-masing terdiri dari empat hingga lima tim. Juara grup otomatis melaju ke Piala Dunia 2026, sedangkan 12 runner-up grup plus empat tim terbaik dari UEFA Nations League akan memperebutkan empat tiket tersisa melalui babak play-off.