Manchester City bersiap menjamu Liverpool di Etihad Stadium dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (9/11/2025) malam. Laga ini diprediksi berlangsung sengit. Foto: Dok Liverpool FC
JAKARTA, (ERAKINI) – Manchester City bersiap menjamu Liverpool di Etihad Stadium dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (9/11/2025) malam pukul 23.30 WIB. Duel seru ini akan menutup rangkaian Premier League pekan ke-12 sebelum para pemain bergabung ke tim nasional masing-masing pada jeda internasional FIFA Matchday 10–18 November.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit. Setelah mengawali musim dengan lima kemenangan beruntun, performa Liverpool sempat anjlok dengan empat kekalahan beruntun di liga. Namun, The Reds kembali ke jalur kemenangan setelah menumbangkan Aston Villa akhir pekan lalu di Anfield.
Tambahan tiga poin itu membuat Liverpool kini mengoleksi 18 poin dari 10 laga dan bertengger di posisi ketiga klasemen, hanya terpaut satu poin dari City di urutan kedua. Kepercayaan diri The Reds juga sedang meningkat usai menumbangkan Real Madrid 1-0 di Liga Champions UEFA tengah pekan ini.
Head to Head
Kedua tim sudah bertemu sebanyak 198 kali di semua ajang, dimana Liverpool unggul 95 kemenangan berbanding 52 milik City. Di Premier League, The Reds menang 23 kali dari 56 pertemuan. Namun di kandang City (Etihad dan Maine Road), Liverpool hanya menang lima kali dari 28 laga.
City kalah dua kali dari Liverpool di Premier League musim lalu, jumlah kekalahan yang sama seperti 12 pertemuan sebelumnya. Musim lalu, Liverpool juga menang 2-0 di Etihad dan berupaya mengulang sukses itu demi mencatat dua kemenangan tandang beruntun atas City untuk pertama kalinya sejak 1987–1991.
Di sisi lain, pasukan Pep Guardiola punya catatan kandang impresif. City menang sembilan kali dari 10 laga terakhir Premier League di Etihad dan menjadi tim dengan poin terbanyak sejak April 2025. Namun, mereka juga menjadi satu-satunya tim musim ini yang belum mencetak gol dari bola mati, seluruh 20 gol berasal dari open play.
Liverpool datang dengan rekor tandang buruk setelah kalah tiga kali beruntun di liga, sesuatu yang belum terjadi lagi sejak 2012. Tapi The Reds punya senjata mematikan lewat Mohamed Salah.
Penyerang asal Mesir itu sudah mencetak sembilan gol dan enam assist melawan City di Premier League, terbanyak dalam sejarah kompetisi melawan The Citizens. Erling Haaland di sisi lain tinggal dua gol lagi untuk mencetak rekor 100 gol Premier League tercepat, melampaui rekor legenda Alan Shearer (124 laga).
Pertandingan ini juga akan menjadi ujian keenam Pep Guardiola menghadapi Liverpool sebelum jeda internasional. Menariknya, City belum pernah menang dalam lima pertemuan sebelumnya (imbang empat, kalah satu). Guardiola pun tercatat paling sering kalah dari Liverpool sepanjang kariernya, yakni 10 kali.
Sejak era Pep Guardiola dimulai, kedua tim sering terlibat langsung dalam perebutan gelar juara Premier League, meski City lebih sering keluar sebagai pemenang di akhir musim. Etihad Stadium pun kerap menjadi saksi sejumlah laga paling spektakuler antara kedua klub ini.
Berikut rangkuman fakta dan data menarik kedua tim, dikutip dari Opta dan pakar statistik Liverpool, Ged Rea:
1. Erling Haaland sudah mencetak 98 gol dalam 107 pertandingan Premier League. Striker Norwegia itu berpeluang memecahkan rekor Alan Shearer sebagai pemain tercepat yang mencapai 100 gol di liga (Shearer butuh 124 laga).
2. Mohamed Salah kini sejajar dengan Wayne Rooney (Manchester United) dalam kontribusi gol dan assist terbanyak untuk satu klub Premier League, masing-masing 276 kali (Salah: 188 gol, 88 assist; Rooney: 183 gol, 93 assist).
3. Salah mencatat 9 gol dan 6 assist melawan City, rekor terbaiknya melawan satu klub di Premier League. Ia juga berkontribusi langsung dalam 15 dari 20 gol terakhir Liverpool ke gawang City di liga.
4. Sejak bergabung dengan Liverpool, Salah hanya lebih produktif melawan Manchester United (22 kontribusi gol) dibanding melawan City (21-13 gol, 8 assist). Ia juga selalu mencetak gol (4) atau assist (3) dalam enam lawatan terakhirnya ke Etihad Stadium.
5. Ini akan menjadi pertemuan keenam antara kedua tim di era Guardiola yang digelar tepat sebelum jeda internasional, dan City belum pernah menang di lima laga sebelumnya (imbang 4, kalah 1).
6. Guardiola telah 10 kali kalah dari Liverpool sepanjang kariernya, jumlah terbanyak bersama Tottenham Hotspur. Hanya melawan Real Madrid (39 gol) timnya lebih sering kebobolan dibanding melawan The Reds (38 gol).
7. Liverpool hanya gagal mencetak gol dalam satu dari 52 laga liga terakhir saat kalah 0-1 dari Nottingham Forest pada September 2024.
8. Virgil van Dijk dan Dominik Szoboszlai menjadi dua pemain Liverpool yang selalu tampil penuh di seluruh laga Premier League musim ini.
9. Alexis Mac Allister terakhir kali mencetak gol dalam dua laga beruntun pada Maret 2024, melawan Sparta Praha dan Manchester City.
10. Pemain Liverpool terakhir yang mencetak lebih dari satu gol ke gawang City di liga adalah Andy Carroll pada April 2011, sementara yang terakhir melakukannya di laga tandang adalah Fernando Torres dalam kemenangan 3-2 pada Oktober 2008.