Gelandang serang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, jadi sorotan usai Garuda ditahan imbang Laos dalam laga kedua penyisihan Grup B Piala AFF atau ASEAN Cup 2024, Kamis (12/12/2024) malam. Foto: kemenpora.go id
JAKARTA, (ERAKINI) - Gelandang serang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, jadi sorotan usai Garuda ditahan imbang Laos dalam laga kedua penyisihan Grup B Piala AFF atau ASEAN Cup 2024, Kamis (12/12/2024) malam. Pelatih () mengungkap kondisi sang pemain.
STY menilai penampilan Marselino dalam laga itu memang tidak dalam performa terbaik. Bahkan, STY menyebut penampilan Marselino saat laga itu sebagai yang terburuk sepanjang memperkuat timnas senior. "Performa Marselino hari ini terburuk," ujar STY dalam konferensi pers seusai laga.
Tak cukup di situ, Marselino juga diusir wasit setelah menerima dua kartu kuning, yaitu pada menit ke-40 dan menit ke-69. Kartu merah ini menjadi yang pertama dalam karier internasionalnya setelah 31 caps bersama timnas senior.
STY kini harus terpaksa memutar otak untuk mencari penganti pemain yang menjadi pahlawan Timnas Indonesia saat mengalahkan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Selasa (19/11) lalu.
STY berharap Ivar Jenner dapat bergabung pada laga kontra Vietnam untuk mengisi posisi Marselino. "Kami ingin panggil Ivar, ada usaha juga dari PSSI. Ivar mau, tapi klubnya tidak mau melepas," tandasnya.
Marselino yang saat ini bermain di Divisi 2 Liga Inggris bersama Oxford United, selama ini memang jarang melakukan pelanggaran. Sebelum melawan Laos, pemain berusia 20 tahun itu hanya tercatat mendapatkan dua kartu kuning sepanjang kariernya di timnas senior.
Kedua kartu itu ia dapat saat Indonesia menghadapi Curacao pada laga persahabatan 27 September 2022, dan saat melawan Bahrain pada kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2024.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Marselino mengaku memang sedikit lelah setelah perjalanan jauh dari Myanmar di laga pembuka Piala AFF 2024.
“Kami kembali dari Myanmar, memang pertama kali saya travel seperti ini. Biasanya waktu AFF sebelumnya kita stay di Jakarta. Jadi saya sendiri merasa sedikit lelah,” ujar Marselino.
Namun, ia menyebut dukungan langsung dari suporter di Stadion Manahan Solo menjadi dorongan penting untuk memberikan performa maksimal.
“Semangat dan main di home membuat kita menjadi terpacu lagi karena kita harus menampilkan yang 100% terbaik, meskipun kita adalah para pemain muda,” tambahnya.
Hasil imbang yang didapat Timnas Indonesia atas Laos memang tidak sepenuhnya akibat Marselino. Penampilan Marselino selama 69 menit di lapangan sebenarnya masih dinilai cukup solid.
Berdasarkan data dari Sofascore, Marselino mencatatkan 65 sentuhan bola, 42 umpan dengan akurasi 81 persen, tiga umpan kunci, dua crossing sukses, satu tembakan tepat sasaran, satu tembakan diblok, tiga dribble berhasil, serta delapan kemenangan duel darat dari 16 kesempatan. Ia juga berhasil melakukan empat tekel.
Dengan kartu merah yang diterima Marselino, pemain yang juga pernah membela Persebaya Surabaya itu dipastikan absen pada laga ketiga Timnas Indonesia vs Vietnam yang digelar di Hanoi pada Minggu (15/12) mendatang.