Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti menyebut peluang timnya mempertahankan juara La Liga Spanyol semakin berat usai Los Blancos ditekuk Valencia 1-2 di Stadion Santiago Bernabeu, Foto: realmadrid
JAKARTA, (ERAKINI) - Pelatih Real MadridCarlo Ancelotti menyebut peluang timnya mempertahankan juaraLa Liga Spanyol semakin berat usai Los Blancos ditekuk Valencia 1-2 di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (5/4/2025) malam. Meski demikian, pelatih asal Italia itu belum mau menyerah. Ia memastikan timnya akan berjuang sampai laga terakhir.
"Sekarang lebih rumit untuk memperjuangkan (juara) Liga. Namun, kami ingin tampil baik hingga akhir, karena kami masih mempunyai pilihan. Kami harus terus berjuang hingga pertandingan terakhir," ujar Ancelotti dikutip dari situs resmi klub, Minggu (6/4/2025).
Menurut dia, Real Madrid mestinya bisa memenangkan pertandingan. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada tim ibu kota. "Detail-detail kecil telah menghukum kami. Penalti, bola mati, dan gol yang dianulir. Itu adalah detail-detail kecil yang mengubah dinamika permainan," ucapnya.
"Valencia melakukan pekerjaan fantastis, namun Madrid pantas memenangkan pertandingan," sambungnya.
Ancelotti mengakui skuadnya kini sedang mengalami masalah pada eksekutor penalti. Selain kegagalan Vinicius Junior saat melawan Valencia, Kylian Mbappe juga pernah gagal di Bilbao dan saat melawan Liverpool. Vinicius juga sebelumnya gagal menyeksekusi penalty saat melawan Atletico Madrid.
"Hari ini saya ingin memberinya (Vinicius) kepercayaan diri untuk mengambilnya (penalti), dan dia juga gagal," kata Carlo.
“Selama pertandingan kami menciptakan banyak peluang, kami nyaris mencetak gol, namun kami kurang sedikit efektivitas dan penguasaan bola," lanjut Ancelotti.
Pada laga pekan ke-30 LaLiga itu, Real Madrid sudah mendapat hadiah penalti pada menit ke-11 setelah Kylian Mbappe dilanggar oleh Cesar Tarrega di kotak terlarang. Wasit sempat meninjau VAR untuk meyakinkan keputusannya.
Sayang, Vinicius yang dipercaya sebagai eksekutor gagal menuntaskan tugas. Sepakan pemain Brasil itu diantisipasi dengan baik oleh kiper Valencia Giorgi Mamardashvili.
Los Che malah yang mampu unggul pada menit ke-15. Dari situasi tendangan sudut, bola dapat diteruskan Mouctar Diakhaby dengan sundulan untuk merobek gawang Real yang dikawal kiper Fran Gonzalez. 1-0 untuk keunggulan Valencia.
Memasuki babak kedua Real Madrid mampu menyamakan kedudukan. Berawal dari tendangan sudut Luka Modric, bola kemudian diteruskan Jude Bellingham kepada Vinicius yang sukses menebus kegagalan penaltinya pada babak pertama.
Namun, Valencia membungkam El Real pada menit ke-90+5. Dari skema serangan balik, Rafa Mir mengirimkan umpan silang yang leluasa disambut sundulan Hugo Duro untuk merestorasi keunggulan tim tamu.
Real memiliki peluang bagus untuk mampu mengamankan satu poin, tetapi sepakan bek Antonio Rudiger dari jarak masih dapat diantisipasi kiper Mamardashvili.
Kekalahan ini membuat Real Madrid tertahan di peringkat kedua klasemen sementara. Beruntung, rival sekaligus pemuncak klasemen sementara Barcelona juga bermain imbang 1-1 kontra Real Betis. Hasil tersebut membuat El Barca yang kini mengoleksi 67 poin, berjarak empat poin dari El Real.