AC Milan melanjutkan tren positif di Serie A dengan kemenangan 2-1 atas Napoli pada giornata ke-5. Foto: AC Milan
JAKARTA, (ERAKINI) – Pertandingan liga top Eropa pekan ini menghasilkan kejutan dan keunikan. Ini menjadi akhir September kelabu bagi penguasa klasemen Premier League, La Liga, dan Serie A.
Liverpool, Real Madrid, dan , kompak sama-sama tersungkur. Rekor sempurna ketiganya di awal musim juga akhirnya runtuh.
Liverpool Keok di Palace
Di Premier League Inggris, Liverpool di luar dugaan tumbang dari Crystal Palace di Selhurst Park, Sabtu (27/9). Eddie Nketiah mencetak gol kemenangan dramatis pada menit ke-97 (injury time babak kedua). Palace sekaligus menghentikan start sempurna Liverpool di Liga Inggris dengan kemenangan 2-1.
Tim asuhan Oliver Glasner yang sedang on-fire unggul lebih dulu lewat gol cepat Ismaila Sarr. Palace bahkan bisa menambah keunggulan di babak pertama andai bukan karena penampilan gemilang kiper Liverpool, Alisson Becker.
Liverpool bangkit di babak kedua. Florian Wirtz dan Alexander Isak membuang peluang bagus sebelum Federico Chiesa yang juga mencetak gol telat melawan AFC Bournemouth pada pekan pertama, menyamakan kedudukan di menit ke-87.
Namun, drama terjadi di penghujung laga. Masuk sebagai pemain pengganti, Nketiah melepaskan sepakan voli setelah menerima flick-on dari Marc Guehi. Gol itu sempat ditinjau VAR karena dugaan offside, tetapi tetap disahkan.
Namun, meski kalah Liverpool masih memimpin klasemen dengan 15 poin hasil 6 pertandingan. Disusul Arsenal di posisi dua dengan poin 13, Crystal Palace di posisi ketiga (12), dan Tottenham Hotspur di peringkat empat (11).
Madrid Dibantai Atletico
Kejutan juga terjadi di La Liga Spanyol, saat Real Madrid harus merasakan kekalahan perdana musim ini setelah tumbang 5-2 dalam derbi panas melawan Atletico Madrid, di Stadion Metropolitano, Sabtu (27/9).
Derbi ibu kota berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal. Atletico membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui sundulan Le Normand memanfaatkan situasi bola mati. Madrid merespons cepat lewat gol Kylian Mbappe pada menit ke-25 setelah menerima umpan terobosan Arda Guler. Itu menjadi gol kedelapan Mbappe di LaLiga musim ini.
Los Blancos berbalik unggul di menit ke-37. Mbappe merebut bola di wilayah lawan dan mengoper ke Vinicius Jr, yang berhasil melewati M Llorente dan Le Normand sebelum memberikan assist ke Arda Guler. Pemain muda asal Turki itu menuntaskannya dengan sepakan kaki kiri first time yang menghujam gawang Jan
Namun, keunggulan Madrid tak bertahan lama. Sorloth menyamakan kedudukan di masa tambahan babak pertama lewat sundulan menyambut umpan Koke, membuat skor imbang 2-2 saat turun minum.
Di babak kedua, Atletico semakin menggila. Julian Alvarez mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-51 setelah pelanggaran Arda Guler. Striker Argentina itu kemudian menambah gol keduanya lewat tendangan bebas pada menit ke-63. Antoine Griezmann menutup pesta gol Los Rojiblancos di masa injury time dengan menjadikan skor akhir 5-2 untuk tim tuan rumah.
Dengan hasil ini, selain kehilangan rekor tak terkalahkan di awal musim, Real Madrid juga harus merelakan posisi puncak dikudeta rival abadi, Barcelona. Real Madrid kini turun ke posisi dua klasemen sementara dengan 18 poin. Sedangkan Barcelona naik ke puncak dengan poin 19, usai melumat Real Sociedad dengan skor 2-1, Senin dini hari.
AC Milan Kudeta Napoli
Di Serie A Italia, nasib serupa juga dialami pemuncak klasemen, Napoli. AC Milan melanjutkan tren positif di Serie A dengan kemenangan 2-1 atas Napoli pada giornata ke-5. Di San Siro, Rossoneri meraih kemenangan keempat secara beruntun dalam laga yang berlangsung sengit.
Milan unggul cepat di menit ke-3 lewat Alexis Saelemaekers, lalu menggandakan skor melalui Christian Pulisic pada menit ke-31. Namun, situasi berubah di babak kedua ketika Pervis Estupinan dikartu merah pada menit ke-57, dan Kevin De Bruyne berhasil memperkecil skor lewat eksekusi penalti tiga menit kemudian.
Dengan penuh determinasi dan pengorbanan, Milan mempertahankan keunggulan hingga akhir laga. Tambahan tiga poin ini membawa mereka ke puncak klasemen, poin yang sama dengan Napoli dan AS Roma.
Napoli yang kini dilatih Antonio Conte sempat tampil sempurna di empat laga awal. Partenopei menang 2-0 atas Sassuolo di laga pembuka, menekuk Cagliari 1-0, meraih kemenangan 3-1 di markas Fiorentina, dan terakhir mengalahkan Pisa 3-2. Catatan 12 poin penuh menegaskan posisi Napoli di puncak klasemen.