Persiapan Piala Dunia U-17, FIFA Verifikasi Tujuh Lapangan Pendamping
Akhmad Baihaqi Arsyad
SOLO, (ERAKINI) - Tim dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) didampingi perwakilan PSSI melakukan pengecekan tujuh lapangan di Solo dan Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa, yang nantinya digunakan sebagai tempat latihan pada Piala Dunia U-17.
Tujuh lapangan tersebut akan digunakan sebagai tempat latihan bagi tim peserta Piala Dunia U-17 yang akan melakoni pertandingan utama di Stadion Manahan Solo pada 10 November hingga 2 Desember.
Lapangan yang akan digunakan sebagai tempat latihan atau lapangan pendamping pertama yang diverifikasi adalah Lapangan Blulukan di Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar.
Baik dari tim FIFA maupun tim PSSI melakukan pengecekan rumput, mengukur luas, dan mengecek fasilitas lainnya dimulai sekitar pukul 08.00 WIB secara tertutup setelah itu, rombongan meninggalkan lokasi menuju enam lapangan pendamping lainnya di Kota Solo.
Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka membenarkan jika perwakilan FIFA dan PSSI datang ke Solo pada Selasa untuk memastikan arena utama Stadion Manahan Solo sudah siap untuk menggelar pertandingan Piala Dunia U-17.
Gibran Rakabuming Raka menyampaikan bahwa ada tiga tambahan lapangan pendamping untuk Piala Dunia U-17, yakni Lapangan Blulukan Karanganyar, Stadion UNS Surakarta, dan Lapangan Kampung Sewu Solo.
Sementara, empat lapangan pendukung lainnya sudah disiapkan untuk Piala Dunia U-20 sebelumnya, yakni Lapangan Banyuanyar, Stadion Sriwedari, Lapangan Sriwaru, dan Lapangan Kotabarat Solo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkot Surakarta, Rini Kusumandari mengatakan bahwa PSSI mengajukan tiga tambahan lapangan pendamping untuk Piala Dunia U-17 di Solo, yang sekarang sedang diinspeksi oleh FIFA dan .















