Mata jutaan rakyat Indonesia kini tertuju pada Timnas Kirgistan, setelah skuad Garuda tumbang 1-3 dari Jepang di penyisihan terakhir Grup D Piala Asia, Rabu (24/1/2024) malam. Foto: Instagram
JAKARTA, (ERAKINI) - Mata jutaan rakyat Indonesia kini tertuju pada laga Kirgistan vs Oman setelah skuad Garuda tumbang 1-3 dari Jepang di penyisihan terakhir Grup D Piala Asia Qatar 2023, Rabu (24/1/2024) malam. Indonesia kini bergantung pada (Kyrgyzstan) agar lolos untuk pertama kalinya ke ke fase knock out Piala Asia.
Walaupun tipis, Indonesia masih berpeluang lolos ke 16 besar dari tiket 4 teratas peringkat 3 terbaik. Saat ini poin Indonesia sama dengan Bahrain yang berada di peringkat 3. Hanya Bahrain lebih unggul dalam urusan disiplin atau lebih sedikit mendapat kartu kuning dan masih menyisakan 1 pertandingan.
Maka itu, kepastian Timnas Indonesia lolos dari fase grup harus menunggu dipertandingkan antara Yordania vs Bahrain dan Kirgistan vs Oman, pada Kamis, 25 Januari 2024 malam. Indonesia lolos dengan skenario Bahrain kalah dengan margin 3 gol berapa pun skornya. Tapi skenario tergolong peluangnya sangat tipis.
Peluang paling memungkinkan adalah Kirgistan menang lawan Oman, atau minimal bermain imbang. Jika Oman menang, maka otomatis menggeser posisi Indonesia dari posisi 4 besar peringkat 3 terbaik, dengan poin 4.
Lantas seperti apa fakta Kirgistan yang diharapkan dapat mengalahkan atau paling tidak bisa menahan imbah Oman?
Kirgistan adalah negara pecahan Uni Soviet yang merdaka pada 31 Agustus 1991. Timnas Kirgistan merupakan anggota Federasi Sepak Bola Asia Tengah (CAFA) bersama Timnas Afghanistan, Iran, Tajikistan, Turkmenistan, Timnas Uzbekistan. Di CAFA Nations Cup 2023 pada 10-20 Juni 2023, Kirgistan menduduki posisi keempat dari tujuh negara setelah Iran, Uzbekistan, dan Timnas Oman.
Saat ini, Kirgistan berada di peringkat 98 ranking FIFA. Secara peringkat, Indonesia jauh di bawah Kirgistan, yakni posisi 146. Sementara Oman, yang akan menjadi lawan Kirgistan dan pesaing utama Indonesia memperebutkan posisi 4 peringkat 3 terbaik, berada di ranking 74 FIFA.
Negara Kirgistan sebelumnya dikenal sebagai Kirghizia, sebuah negara yang terletak di Asia Tengah yang terkurung daratan dan pegunungan. Kirgistan berbatasan dengan Kazakhstan di sebelah Utara, Uzbekistan di Barat, Tajikistan di Barat dDaya, dan Tiongkok di Timur.
Sejarah Kirgistan sudah ada lebih dari 2.000 tahun, meliputi berbagai budaya dan kerajaan. Secara historis Kirgistan sudah melalui beberapa peradaban besar.
Pada akhir abad kesembilan belas, Kirgistan diserahkan ke Rusia melalui dua perjanjian antara Tiongkok (Dinasti Qing) dan Rusia. Wilayah yang dikenal di Rusia sebagai Kirghizia secara resmi dimasukkan ke dalam Kekaisaran Rusia pada tahun 1876.
Setelah penindasan 1916 dan pemberontakan terhadap kekuasaan Rusia di Asia Tengah menyebabkan banyak bangsa Kirgiz bermigrasi ke Tiongkok.
Berdirinya kekuasaan Soviet pada tahun 1919 membawa sejarah baru bagi Kirgiz. Pada 5 Desember 1936, Republik Sosialis Soviet Kirgizstan resmi didirikan sebagai sebuah republik penuh dari Uni Soviet. Kirgizstan akhirnya mencapai kedaulatan sebagai negara setelah pecahnya Uni Soviet pada tahun 1991.
Setelah berpisah dari Uni Soviet dan mendeklarasikan kemerdekaannya, Kirgistan menjadi anggota yang diakui FIFA dan AFC. Mereka memainkan pertandingan tandang pertama di Tashkent melawan Uzbekistan pada 23 Agustus 1992 di Turnamen Asia Tengah, namun kalah 0-3.
Selama berbendera Uni Soviet, Kirgistan telah 11 kali berpartisipasi di Piala Dunia FIFA. Namun setelah merdeka, Kirgistan tidak lagi pernah merasakan atmosfer Piala Dunia. Bahkan, di Benua Asia Kirgizstan baru dua kali lolos Piala Asia, yakni Piala Asia Jepang 2019.
DI turnamen perdananya itu di Piala Asia itu, Kirgistan mencatatkan sejarah dengan lolos ke 16 besar. Langkah Kirgistan terhenti setelah kalah dari Uni Emirad Arab dengan skor tipis 2-3.
Di Piala Asia Qatar 2023, Kirgizstan kurang beruntung. Saat ini posisi Kirgistan berada di juru kunci Grup F dengan poin 0 dari dua laga. Di dua laga sebelumnya Kirgistan kalah 0-2 masing-masing dari Thailand dan Arab Saudi.
Malam ini, Kirgistan akan melakoni laga terakhir penyisihan grup melawan Oman. Laga ini menjadi penting bukan hanya bagi Kirgizstan tapi juga Timnas Indonesia. Kalah dari Oman berarti memupus harapan jutaan rakyat Indonesia melihat skuad Garuda lolos ke 16 besar untuk pertama kali di ajang Piala Asia.
Jadi, menarik menanti laga Kirgistan vs Oman. Indonesia berharap Kirgistan tetap bermain all out sehingga paling tidak bisa menahan imbang Oman.