Real Madrid harus mengubur mimpi di mengangkat tropi Liga Champions musim ini setelah kalah dramatis dari Bayern Munich di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dini hari. Foto: Real Madrid
JAKARTA, (ERAKINI) -Real Madrid harus mengubur mimpi di mengangkat tropi Liga Champions musim ini setelah kalah dramatis dari Bayern Munich dalam laga penuh tensi tinggi di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dini hari. Sempat unggul hingga menit-menit akhir, Los Blancos akhirnya takluk 3-4 akibat dua gol telat tuan rumah.
Tim asuhan Alvaro Arbeloa sebenarnya tampil impresif sepanjang laga. Dua gol Arda Guler dan satu gol Kylian Mbappe sempat membawa Madrid unggul 3-2 hingga memasuki menit ke-86. Namun, kartu merah kontroversial yang diterima Eduardo Camavinga mengubah jalannya pertandingan secara drastis.
Keputusan wasit Slavko Vincic yang memberikan kartu kuning kedua kepada Camavinga menjadi momentum kebangkitan Bayern. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, tuan rumah memanfaatkan celah di lini pertahanan Madrid untuk membalikkan keadaan.
Jalannya Laga
Madrid membuka pertandingan dengan sempurna. Baru 34 detik laga berjalan, Arda Guler sukses memanfaatkan kesalahan umpan Manuel Neuer dan mencetak gol lewat tembakan jarak jauh yang akurat. Namun, Bayern merespons cepat lima menit kemudian melalui sundulan Pavlović usai menerima umpan sepak pojok Joshua Kimmich.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan jual beli serangan. Pada menit ke-29, Guler kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan bebas spektakuler dari luar kotak penalti, membawa Madrid unggul 2-1.
Keunggulan itu tak bertahan lama. Harry Kane menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-38 lewat penyelesaian di dalam kotak penalti. Intensitas laga semakin meningkat, bahkan Vinícius Jr. sempat membentur mistar gawang pada menit ke-41.
Semenit berselang, Madrid kembali unggul. Vinícius Jr. menjadi kreator serangan balik cepat yang diselesaikan dengan baik oleh Mbappé dalam situasi satu lawan satu melawan Neuer. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Madrid 3-2 dan agregat sementara 4-4.
Memasuki babak kedua, Madrid tetap tampil agresif. Mbappe hampir menambah gol pada menit ke-55, namun penyelamatan gemilang Neuer menggagalkan peluang tersebut. Kiper Bayern itu kembali menunjukkan kelasnya dengan menepis tembakan keras Federico Valverde beberapa menit kemudian.
Di sisi lain, Andriy Lunin juga tampil solid dengan menggagalkan peluang Michael Olise pada menit ke-68.
Momentum pertandingan berubah di menit ke-86. Camavinga menerima kartu kuning kedua setelah dianggap menahan bola, keputusan yang menuai kontroversi. Sejak saat itu, Bayern meningkatkan tekanan.
Hanya tiga menit berselang, Luis Diaz mencetak gol penyeimbang 3-3 setelah tembakannya berbelok arah usai mengenai Eder Militão. Gol tersebut memastikan Bayern unggul agregat.
Pada masa injury time, Olise menutup kemenangan Bayern menjadi 4-3, sekaligus memastikan langkah wakil Jerman itu ke babak semifinal. Bayern akan menghadapi PSG yang sehari sebelumnya lolos ke semifinal setelah menyingkirkan Liverpool.