AS Roma meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Pisa pada Pekan ke-32 Serie A, Sabtu (11/4) dini hari. Donyell Malen tampil gemilang dengan memborong tiga gol. Foto: AS Roma
JAKARTA, (ERAKINI) –AS Roma meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Pisa pada Pekan ke-32 Liga ItaliaSerie A 2025/26, di Stadion Olimpico, Sabtu (11/4) dini hari. Penyerang asal Belanda, Donyell Malen, tampil gemilang dengan memborong tiga gol.
Donyell Malen pun langsung dibandingkan dengan legendaAS Roma asal Argentina, Gabriel Batistuta, setelah mencetak hat-trick pertamanya di Serie A, sebuah pencapaian yang juga mengaktifkan salah satu dari dua syarat yang diperlukan agar kepindahannya dari Aston Villa menjadi permanen.
Menurut Football Italia, pemain terbaik dalam pertandingan tersebut adalah Donyell Malen. Penyerang asal Belanda itu tampil nyaris tak terbendung sepanjang laga, menyempurnakan hat-trick dengan tiga gol beragam gaya yang menegaskan kualitas serta perannya yang semakin penting dalam skuad Roma.
Donyell Malen tampil luar biasa sejak bergabung bersama Roma dengan status pinjaman pada Januari 2026. Ia sudah mencetak 10 gol hanya dalam 12 penampilan Serie A dengan rasio impresif satu gol setiap 97 menit. Jarang ada pemain pinjaman dalam beberapa waktu terakhir yang mampu memberikan dampak secepat dan sebesar ini bagi sebuah klubnya.
“Saya senang bisa membantu tim menemukan ritme permainan. Setelah itu semuanya berada dalam kendali,” ujar Malen kepada wartawan usai pertandingan, dikutip dari TuttoMercatoWeb. “Yang terpenting adalah tiga poin. Saya sangat bangga dibandingkan dengan Batistuta. Target saya adalah terus mencetak lebih banyak gol,” lanjutnya.
Namun demikian, pihak klub tampaknya tidak terlalu memusingkan detail teknis terkait kesepakatan tersebut.
Menurut laporan, Roma telah menyiapkan dana sebesar 25 juta euro untuk mempermanenkan Malen, di luar biaya pinjaman sebesar 2 juta euro yang sudah dibayarkan, dan menganggap transfer ini hampir pasti terealisasi terlepas dari bagaimana syarat kedua akan terpenuhi.
Bagi pemain yang meninggalkan Villa Park dengan rasa frustrasi akibat minimnya menit bermain serta ketidakmampuan tampil di posisi favoritnya sebagai penyerang tengah, Roma terbukti menjadi destinasi yang sempurna di waktu yang tepat.
Giallorossi Menang Meyakinkan
Dalam laga itu, Malen langsung membuka keunggulan saat laga baru berjalan tiga menit. Ia menerima bola di tepi kotak penalti, kemudian bergerak maju dan melepaskan tembakan akurat ke bawah mistar gawang untuk membawa Roma unggul cepat.
Meski tertinggal, Pisa tidak sepenuhnya bertahan dan sempat memberikan ancaman melalui serangan balik. Namun, Roma tetap mengendalikan jalannya pertandingan sepanjang babak pertama. Gol kedua Roma tercipta pada menit ke-43 lewat kerja sama tim yang rapi. Devyne Rensch mengirimkan umpan terobosan yang disambut Malen dengan penyelesaian tenang untuk menggandakan keunggulan tuan rumah.
Memasuki babak kedua, pelatih Gian Piero Gasperini melakukan perubahan dengan memasukkan Stephan El Shaarawy menggantikan Lorenzo Pellegrini. Roma tetap tampil agresif dan terus menekan pertahanan lawan. Gol ketiga sekaligus penutup pertandingan lahir pada menit ke-52. Matias Soulé mengirimkan umpan terobosan yang membelah lini belakang Pisa, dan kembali diselesaikan dengan baik oleh Malen untuk melengkapi hat-trick-nya.
Sejumlah pergantian pemain dilakukan Roma setelah unggul nyaman, termasuk memasukkan Neil El Aynaoui dan Angelino. Sementara itu, Pisa mencoba mencari gol hiburan, namun hingga laga usai tidak mampu membobol gawang tuan rumah.
Clean sheet, tiga gol, dan performa yang semakin percaya diri menjadi modal penting bagi Roma dalam menjaga tekanan dari Juventus dan Como dalam perebutan posisi empat besar.