Persebaya Surabaya akhirnya mengakhiri tren buruk setelah menang tipis 1-0 atas PSBS pada laga pekan ke-23 Liga 1, Sabtu (15/2/2025). Foto: Persebaya
SURABAYA, (ERAKINI) - Persebaya Surabaya akhirnya mengakhiri tren buruk setelah menang tipis 1-0 atas PSBS Biak pada laga pekan ke-23 Liga 1, Sabtu (15/2/2025) malam. Kemenangan ini mengangkat Bajul Ijo ke peringkat 2 menggeser Dewa United yang secara mengejutkan tumbang dari tim juru kunci Manura United.
Bermain di hadapan puluhan ribu Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya langsung menekan sejak awal laga. Pada menit ke-13 Persebaya mendapat peluang lewat umpan crossing Catur Pamungkas dari sisi kanan mengarah ke dalam kotak penalti. Sayang, bola gagal diheading oleh Malik Risaldi.
Dua menit berselang giliran Flavio Silva melesatkan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun sepakannya masih bisa ditangkap oleh kiper PSBS John Pigai. Pertahanan PSBS Biak yang cukup solid membuat Green Force memcoba berbagai variasi serangan. Menit ke-35, Malik dari luar kotak penalti melepaskan tendangan keras. Lagi-lagi, Pigai mampu menepis bola.
Menit ke-43 PSBS Biak tidak tinggal diam, melalui serangan balik cepat Pablo Arganaraz melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Beruntung Ernando Ari menangkap bola. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan tidak ada gol lagi yang tercipta.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung bangkit. Tumbas mendapatkan peluang dengan shooting kerasnya, namun bola masih bisa diamankan Pigai. Gol yang ditunggu-tungu Bonek akhirnya tercipta pada menit ke-55. Bermula dari umpan Rivera, Bruno yang menerima kemudian melakukan sepakan kaki kiri keras meluncur di pojok kanan gawang Pigai.
Sebuah peluang kembali dimiliki Persebaya. Namun saying, Malik Risaldi yang menerima umpan dari Flavio Silva masih belum bisa memaksimalkan sepakannya.
PSBS Biak juga tak tinggal diam. Sebuah peluang sempat diciptakan oleh Matsunaga. Namun sepakannya masih melambung di atas gawang Ernando.
PSBS Biak mendapat peluang emas lagi melalui tendangan bebas, namun bola yang hendak ditanduk Fabiano masih bisa diamankan Ernando dengan cepat.
Tak ada gol yang tercipta hingga peluit akhir. Hasil ini sekaligus memutus tren negatif Persebya selama 6 laga terakhir, dimana 5 kali kalah dan sekali imbang.
Menariknya, kemenangan ini diraih tanpa kehadiran pelatih Paul Munster di sisi lapangan. Dengan kemenangan ini, Baju Ijo kini mengoleksi poin 41 dan berada di posisi kedua.
Madura United Hajar Dewa United
Pada pertandingan sebelumnya, Madura United secara mengejutkan menghentikan tren kemenangan beruntun Dewa United. Bermain di Stadion Gelora Bangkalan, Madura United menang dengan skor 3-1.
Madura United menghentikan tren kemenangan Dewa United yang pada lima pertandingan sebelumnya sukses membungkam lawan-lawannya. Gol kemenangan Madura United dicetak Iran Junior, Youssef Ezzejjari dan Andi Irfan. Sedangkan Dewa United memperkecil ketertinggalannya lewat Egy Maulana Vikri.
Berkat kemenangan ini, Madura United yang semula menempati dasar klasemen (18) naik ke peringkat 16 klasemen dengan koleksi 20 poin dari 23 laga. Madura United kalah selisih gol dari Semen Padang di posisi 15 yang merupakan zona aman terbawah.
Sementara itu, Dewa United harus turun ke peringkat tiga dengan 40 poin dari 23 pertandingan, terpaut sembilan poin dari Persib Bandung di posisi pertama dan 1 poin dari Persebaya di posisi kedua.