FIGC menunjuk Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru Timnas Italia. Pelatih asal Calabria ini akan diperkenalkan secara resmi pada Kamis, 19 Juni 2025. Foto: FIGC
JAKARTA, (ERAKINI) - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menunjuk Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru Timnas Italia. Pelatih asal Calabria ini akan diperkenalkan secara resmi pada Kamis, 19 Juni 2025.
“Gattuso adalah simbol sepak bola Italia, seragam Azzurri sudah seperti kulit kedua baginya," ujar Presiden FIGC Gabriele Gravina, disits FIGS, dikutip Senin (16/6/2025).
Gabriele meyakini motivasi, profesionalisme, dan pengalaman Gattuso akan menjadi kunci penting untuk membawa Timnas Italia berprestasi, terutama pada Piala Dunia 2025.
"Ia memahami betul pentingnya tujuan kami, dan saya berterima kasih atas kesiapan serta dedikasinya dalam menerima tantangan ini. Ia sejalan dengan visi FIGC untuk pengembangan sepak bola nasional, di mana seragam Azzurri adalah bagian sentralnya,” pungkasnya.
Kursi pelatihTimnas Italia kosong setelah Luciano Spalletti mengundurkan diri pasca pertandingan melawan Moldova pada pekan lalu. Kekalahan telak 0-3 dari Norwegia di kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi puncak tekanan atas performa tim, mendorong FIGC untuk mencari sosok baru.
Awalnya, Claudio Ranieri menjadi kandidat utama, tetapi pelatih berusia 73 tahun itu menolak tawaran dan memilih fokus pada perannya di AS Roma.
Nama Stefano Pioli juga sempat mencuat, tetapi dia dikabarkan lebih dekat untuk melatih Fiorentina. Gattuso yang saat ini berstatus bebas setelah meninggalkan Hajduk Split pada awal Juni 2025, menjadi pilihan.
Ini akan menjadi perjalanan karier baru bagi Gattuso yang sebelumnya hanya melatih klub. Terakhir, legenda AC Milan itu melatih di Liga Kroasia bersama HNK Hajduk Split.
Gattuso bukanlah sosok biasa. Ia dikenal sebagai simbol determinasi, loyalitas, dan semangat tanpa kompromi. Bersama AC Milan, ia meraih dua trofi Liga Champions, dua gelar Liga Italia, dan menjadi bagian dari era emas Rossoneri yang ditakuti di Eropa.
Di Timnas Italia, Gattuso merupakan bagian tak tergantikan saat menjuarai Piala Dunia 2006. Setelah gantung sepatu pada 2013, Gattuso tidak langsung menapaki jalan mulus sebagai pelatih.
Ia memulai karier kepelatian dari titik paling dasar. Ia awalnya melatih klub Swiss Sion dan tim Yunani OFI Crete. Ia lalu ke Pisa dan mengantarnya promosi ke Serie B dengan bujet minim dan segala keterbatasan fasilitas.
Saat kembali ke Milan sebagai pelatih, namanya mulai mengisi halaman depan. Meski tidak membawa trofi, ia dihormati karena menyelamatkan stabilitas ruang ganti. Puncaknya datang saat menukangi Napoli dan membawa klub Italia Selatan itu menjuarai Piala Italia pada 2020.