Mencekam! Bentrok Warga di Lombok Tengah, Ratusan Orang Tenteng Senjata Tajam
Thomas Pulungan
LOMBOK TENGAH, (ERAKINI) - Bentrokan warga antardesa di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, nyaris pecah lagi, Selasa (20/2/2024). Ratusan warga dengan dilengkapi senjata tajam sudah bersiap menyerang.
Untungnya, Polres Lombok Tengah dibantu Satuan Brimob Polda NTB dengan cepat tiba di lokasi dan berhasil menghalau massa di Jalan Bypass BIL - Mandalika. Polisi lalu memukul mundur massa dari Desa Ketare yang ingin menyerang ke Dusun Kadek Desa Segala Anyar.
“Kami dibantu personel BKO dari Satuan Brimob Polda NTB berhasil memukul mundur massa dari Desa Ketare yang ingin melakukan penyerangan ke Desa Segala Anyar,” ujar Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat usai membubarkan massa di Praya, dilansir Antara.
Ia menjelaskan, sekitar pukul 10.00 WITA ratusan warga dari Desa Ketare dengan menggunakan senjata tajam, sudah berkumpul di Jalan Bypass BIL - Mandalika untuk melakukan penyerangan. Massa kemudian berhasil di halau oleh barikade polisi yang telah berjaga di perbatasan kedua desa yang terlibat bentrokan tersebut.
“Kami lakukan langkah tegas terukur di samping negosiasi dengan tembakan peringatan dan tembakan flashball untuk membubarkan konsentrasi massa yang berkumpul,” katanya.
Penyerangan yang akan dilakukan warga Desa Ketare hari ini dipicu aksi yang sebelumnya pecah antara warga Desa Ketare dengan warga Desa Segala Anyar, Rabu (7/2/2024) lalu. Bentroan itu mengakibatkan satu warga Desa Ketare meninggal dunia.
Iwan meminta agar masyarakat bisa menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak Kepolisian. “Saya meminta kepada saudara saya, masyarakat Desa Ketare jangan terprovokasi. Serahkan kepada kami sebagai aparat penegak hukum. Kasih kami waktu untuk menyelesaikan kasus ini,” katanya.
















