Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penembakan terjadi setelah AKP Ryanto, yang baru menjabat sebagai Kasat Reskrim selama 11 bulan 29 hari tersebut menerima tembakan dari komandannya, AKP Dadang Iskandar.
Dilansir dari berbagai sumber, AKP Ryanto Ulil Anshar lahir di Makassar pada 12 Agustus 1990. Kini ia berusia 34 tahun. AKP Ryanto merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2009 dan lulus pada 2013.
Sebelum menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Solok Selatan, Ryanto pernah menjabat sebagai Kapolsek Madukara, Banjarnegara, serta Kasatresnarkoba Polres Magelang, Polda Jawa Tengah pada April 2022.
Ryanto dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam tugas kepolisian. Jabatan terakhirnya sebagai Kasat ReskrimPolres Solok Selatan adalah sebuah langkah karier yang cukup mencolok bagi seorang perwira polisi seumuran dirinya.
Diberitakan sebelumnya, AKP Ryanto Ulil Anshar, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Solok Selatan, tewas ditembak di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, pada Jumat (22/11/2024) dini hari.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, penembakan tersebut diduga dilakukan oleh AKP Dadang Iskandar, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Solok Selatan. Penembakan ini dipicu oleh ketidakpuasan AKP Dadang terhadap tindakan AKP Ryanto yang mengamankan pelaku penambangan ilegal galian C di wilayah Solok Selatan.
AKP Dadang Iskandar dikabarkan tidak senang dengan penangkapan tersebut dan kemudian melepaskan tembakan ke arah korban di area parkir Polres Solok Selatan.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, membenarkan peristiwa penembakan tersebut. Meski demikian, Dwi menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
"Iya, benar telah terjadi penembakan, untuk kasusnya masih tahap penyelidikan, perkembangan akan disampaikan," ujar Dwi kepada wartawan, Jumat (22/11/2024).
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai insiden tersebut, dan kasus ini masih terus diselidiki.