Kedatangan Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto di Kota Palembang, Sumatra Selatan sebelum melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Selasa (28/5/2024). (Foto: BNPB)
KOTAPALEMBANG, (ERAKINI) - Kepala BNPBLetjen TNI Suharyanto turun ke lokasi terdampak banjir bandang di OKU Sumatera Utara pada hari ini, Selasa (28/5/2024) sebagai upaya percepatan penanganan darurat bencana.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulis yang diterima Erakini, Selasa (28/5/2024).
Kepala BNPB dan rombongan tiba di Kota Palembang, Sumatera Selatan pada pukul 09.00 WIB, dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi terdampak di Kabupaten OKU.
Kepala BNPB akan memimpin rapat koordinasi penanganan darurat bencana banjir bandang dengan Pj. Bupati OKU dan seluruh unsur forkopimda Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten OKU yang dilanjutkan peninjauan lokasi terdampak termasuk pengungsian warga.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Kepala BNPB juga akan menyerahkan secara simbolis bantuan berupa logistik dan peralatan. Seluruh bantuan tersebut merupakan dukungan tahap kedua yang diserahkan BNPB ditambah Dana Siap Pakai (DSP) senilai 250 juta rupiah.
Adapun bencana banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada Kamis (23/5/2024). Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan hingga saat ini terus berupaya mencari 1 warga yang masih dinyatakan hilang. Hingga hari ini, Selasa (28/5/2024) ada sebanyak 6 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
BNPB merangkum rumah yang terdampak ada sebanyak 12.909 unit di mana 110 rumah mengalami rusak berat dan 12 rusak sedang. Selain itu sebanyak 41 fasilitas ibadah serta 15 gedung fasilitas umum milik pemerintah, 43 perternakan, 23 jembatan, 141 toko/warung, 118 hektar lahan pertanian/perkebungan dan lainnya turut terdampak oleh bencana yang dipicu oleh faktor cuaca itu.
"Dari sekian banyak rumah terdampak itu ada 55.879 warga yang terdampak, di mana 12.849 jiwa mengungsi. Hingga siaran pers ini diturunkan, seluruh warga pengungsi itu telah berangsur kembali ke rumah mereka masing-masing kecuali yang rumahnya rusak berat atau hanyut oleh banjir," katanya.
Adapun kondisi mutakhir saat ini untuk wilayah OKU bagian hulu seperti kecamatan Lengkiti, Sosoh Buay, Rayap, Kota Baturaja, Lubuk Batang, Peninjauan, kedaton Peninjauan Raya terpantau banjir telah surut dan menuju fase pemulihan.
Sedangkan untuk OKU wilayah hilir seperti sebagian wilayah Kedaton Peninjauan Raya masih terdapat genangan dengan tinggi muka air kurang lebih 30 sentimeter dan diperkirakan akan surut dalam 1-2 hari kedepan.