Profil KH Tb Abdul Hakim, Ulama Kharismatik Banten yang Wafat di Usia 78 Tahun
Abdul Rahman Ahdori
PANDEGLANG, (ERAKINI) - Kabar duka datang dari Pondok Pesantren Kananga, Pandeglang, Banten. Pengasuh pesantren sekaligus ulama kharismatik, KH Tubagus Abdul Hakim, wafat pada Selasa (5/8/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB karena sakit.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar Yayasan Pesantren Kananga turut berduka cita atas wafatnya guru kami, Abah KH Tb Abdul Hakim,” demikian pernyataan resmi pesantren yang diunggah melalui akun media sosialnya, seperti dikutip erakini, Rabu (6/8/2025).
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosanya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” lanjut pernyataan tersebut.
Riwayat Singkat dan Pendidikan
KH Tb Abdul Hakim lahir di Desa Kananga, Menes, Pandeglang, pada 6 Juli 1947, dari pasangan KH Abdul Mu’ti dan Hj Ratu Halimatusa’diah. Ia merupakan anak keempat dari enam bersaudara. Garis keturunannya bersambung kepada KH Tubagus Abdul Hadi bin Shogiri, sang kakek yang juga seorang ulama.
Sejak kecil, Abah Hakim-sapaan akrabnya, sudah mendapat pendidikan agama dari lingkungan keluarga. Ia menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) Kananga pada 1955, lalu melanjutkan ke MTs Mathlaul Anwar Kananga, dan kemudian ke MA Anwarul Hidayah Ciputri. Ia sempat menempuh pendidikan tinggi di Universitas Nahdlatul Ulama (kini STAI Syekh Mansur/STAISMAN) di , meski tidak sampai lulus.


















