Bikin Elus Dada, Pihak Sekolah Minta Siswa Duduk di Lantai Gegara SPP Belum Lunas
Abdul Rahman Ahdori
MEDAN, (ERAKINI) – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Sekolah Dasar (SD) Swasta Abdi Sukma, Kota Medan, Sumatera Utara, di mana seorang siswa diminta duduk di lantai selama beberapa hari karena belum melunasi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang ditetapkan oleh pihak sekolah.
Kabar mengenai perlakuan tersebut cepat menyebar dan mendapat perhatian luas dari masyarakat. Ibu dari siswa yang terlibat, Kamelia, akhirnya buka suara dan mengungkapkan perasaan kecewa serta terpukul atas perlakuan yang diterima anaknya, MI (10).
Kamelia menceritakan bahwa anaknya telah menunggak pembayaran SPP selama beberapa bulan di sekolah tersebut. Meskipun demikian, ia sempat meminta dispensasi kepada pihak sekolah agar anaknya tetap bisa mengikuti ujian dan menerima rapor. “Saya sempat meminta dispensasi agar anak saya bisa ujian dan mendapatkan rapor, dan Alhamdulillah dikasih ujian,” ujar Kamelia.
Namun, masalah muncul ketika Kamelia tidak dapat hadir untuk mengambil rapor anaknya akibat kondisi kesehatannya. Pihak sekolah, melalui grup WhatsApp, menginformasikan bahwa siswa yang belum melunasi SPP dan belum mengambil rapor tidak diperbolehkan mengikuti pelajaran.
Merasa khawatir dengan nasib anaknya, Kamelia berusaha segera melunasi tunggakan dan mengambil rapor anaknya. Namun, sesampainya di sekolah, Kamelia terkejut mengetahui bahwa anaknya yang masih duduk di kelas empat dipaksa duduk di lantai selama beberapa hari sebagai bentuk hukuman.















